Jakarta
Oleh Alfian Risfil pada hari Kamis, 03 Des 2015 - 16:00:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Tri Djoko Akui Mundur Karena Tak Sepaham dengan Ahok

40tri-djoko-sri-margianto.jpg
Tri Djoko Sri Margianto (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Mantan Kepala Dinas PU dan Tata Air DKI, Tri Djoko Sri Margianto mengaku terdapat selisih paham antara dirinya dengan Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam hal menanggulangi masalah banjir di Ibu Kota.

Diakui Tri Djoko, perbedaan pandangan itulah yang membuatnya tidak tahan dan kemudian menjadi penyebab utama yang melatarbelakangi keputusannya untuk mundur.

"Kalau pola pandangnya beda, ya sudahlah, buat apa lagi (bertahan). Toh saya juga sudah waktunya (pensiun), ngapain lagi capek-capek," ujar Tri Djoko di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (3/12/2015).

Menurut dia, Ahok selama ini cenderung menganggap penanggulangan banjir sebagai persoalan yang mudah. Padahal, lanjut Tri, banyak permasalahan di lapangan yang dihadapi Dinas Tata Air sehingga instansi yang pernah dipimpinnya itu kerap tidak bisa maksimal dalam menanggulangi banjir. ‎

"Banyak hal (di lapangan) yang menjadi kendala. Pak Ahok mungkin melihatnya simpel, tetapi kenyataan di lapangan enggak. Kalau sudah beda cara pandang memang diskusinya lain. Jadi, seolah-olah kita tidak menjalankan perintah, padahal banyak kendala lapangan," beber Tri Djoko.

Sebagaimana diketahui, Tri Djoko baru saja mengundurkan diri dari jabatannnya. Ia memutuskan untuk pensiun dini. Terhitung hari ini, Tri digantikan oleh mantan Wakil Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi Teguh Hendarwan.‎ (mnx)

tag: #balai-kota  #banjir-jakarta  #dki-jakarta  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...