Jakarta
Oleh Alfian Risfil pada hari Kamis, 04 Feb 2016 - 11:19:55 WIB
Bagikan Berita ini :

Skandal UPS, BK DPRD Akan Panggil Bappeda dan BPKAD DKI

88UPS.jpg
Alat Uninterruptible Power Supply (UPS) (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Badan Kehormatan (BK) DPRD DKI bakal memanggil Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dalam sidang dugaan pelanggaran etik Anggota Fraksi Hanura DPRD DKI, Fahmi Zulfikar Hasibuan.

Ketua BK DPRD DKI Abdurrahman Suhaimi mengatakan kehadiran Bappeda dibutuhkan untuk disandingkan dengan pernyataan yang disampaikan Fahmi yang disampaikan dalam kesaksiannya di sidang etik BK.

Selain Bappeda, kata dia, BK DPRD DKI juga bakal memanggil Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) yang terlibat di pembahasan APBD-Perubahan DKI 2014.

"Untuk tahu bagaimana pengadaan UPS (uninterruptible power supply) masuk APBD-P 2014, semua pihak terkait perlu dimintai keterangan," kata Suhaimi di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Rabu (3/2/2016) kemarin.

Politisi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga menuturkan BK bakal menyandingkan APBD-P 2014 hasil paripurna tanggal 13 Agustus dengan hasil penyempurnaan sebagai keputusan pimpinan DPRD No. 28/2014 tertanggal 24 Oktober.

"Ini juga untuk mendalami keterangan Pak Fahmi, UPS tidak ada dalam APBD-P hasil paripurna, karena tidak mendapatkan catatan Kemendagri," pungkasnya. (mnx)

tag: #dki-jakarta  #dprd-dki  #korupsi-ups  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
IDUL ADHA 2026 M LOKOT N
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...