Jakarta
Oleh Sahlan Ake pada hari Rabu, 16 Mar 2016 - 16:44:59 WIB
Bagikan Berita ini :

Terbongkar, PDIP: Lima Konglomerat di Belakang Ahok

8ahok-1.jpg
Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno mengungkapkan bahwa kandidat calon petahana Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dibiayai sejumlah pengusaha kaya raya untuk penggalangan dukungannya di Pilgub DKI 2017 mendatang.

"Saya dengar ada lima konglomerat di belakang Ahok. Ya sponsornya kuat," kata Hendrawan di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (16/3/2016).

Namun, Hendrawan enggan membeberkan lima konglomerat yang menyokong habis-habisan mantan bupati Belitung Timur itu.

"Ya sudah beredar luas. Dan sebagian lagi katanya jadi independen itu dari parpol karena banyak juga barisan sakit hati berkumpul disana," tandasnya.

Hendrawan menambahkan, saat ini para konglomerat itu telah beralih mendukung calon perorangan bukan kepada Parpol seperti pemilihan kepala daerah sebelumnya.

"Ya sekarang konglomerat-konglomerat memilih individu untuk didukung besar-besaran, kalau tadinya kan ke parpol," ujarnya.

Anggota Komisi XI ini berpendapat, Ahok tidak dapat dikatakan maju sebagai calon independen karena telah didukung lima konglomerat untuk pembiayaan Pilgub DKI.

"Ya dari sponsor tidak independen. Bagaimana booth di mal-mal itu begitu hebat formulirnya. itu kalau gak ada sponsor, dari mana duitnya? dari langit?" tegasnya.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama telah memutuskan untuk maju di Pilgub DKI mendatang tanpa dukungan Partai Politik (Parpol).

Namun, meski tanpa dukungan Parpol, kelompok relawan pendukung Ahok, TemanAhok, secara masif melakukan pengumpulan KTP warga Jakarta dengan membuka booth di sejumlah mall yang diperkirakan menghabiskan dana miliaran.(yn)

tag: #ahok  #pdip  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...