Jakarta
Oleh Alfian Risfil pada hari Jumat, 18 Mar 2016 - 14:35:56 WIB
Bagikan Berita ini :

Dituduh Kumpulkan KTP di Masjid, Yusril: Masjid Bukan Buat Kampanye Politik

52yusril_ihza_mahendra8.jpg
Yusril Ihza Mahendra (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Bakal calon gubernur DKI Jakarta, Yusril Ihza Mahendra, membantah dirinya melakukan pengumpulan kartu tanda penduduk (KTP) di masjid untuk bisa maju sebagai calon independen dalam Pilkada DKI tahun 2017.

"Bukan di masjid, tapi di sekitar masjid sebenarnya. Kalau di masjid kan kita tahu tidak boleh jadi tempat kampanye politik," kata Yusril di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jumat (18/3/2016) siang.

Namun, ia melanjutkan, timnya akan membuka kesempatan selebar-lebarnya jika ada warga Jakarta yang mau mengumpulkan KTP saat berangkat atau pulang dari masjid.

"Tapi kita yang pasti tak akan jadikan masjid tempat politik. Jelas kita sudah paham itu. Mungkin kawan-kawan salah mengerti," sambung Yusril.

Yusril datang ke UNJ karena diundang sebagai khatib di masjid UNJ. Ia juga hendak bertemu Rektor UNJ, Prof Djaali.

Sebelumnya, Yusril menyebut akan mengumpulkan KTP untuk jalur independen melalui dua cara. Yaitu, dari rumah ke rumah, dan dari masjid ke masjid.

"Yang di mal biarlah jatah Ahok. Saya akan fokus di masjid. Nanti orang yang mau salat atau ke majelis taklim bisa meluangkan waktunya sebentar," kata Yusril. (mnx)

tag: #pilkada-jakarta-2017  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
IDUL ADHA 2026 M LOKOT N
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...