Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Sabtu, 19 Mar 2016 - 14:49:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Pengamat: Reshuffle Jilid II Sebaiknya Tunggu Munas Golkar

68jokowi_sedih.jpg
Presiden Joko Widodo (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan melakukan reshuffle kabinet jilid II dalam waktu dekat. Bongkar pasang kabinet dilakukan salah satunya demi mengakomodir kepentingan partai politik yang telah menyatakan bergabung maupun mendukung pemerintahan.

Pengamat Politik M Qodari menilai, ada baiknya Presiden Jokowi melakukan reshuffle kabinet usai Partai Golkar menggelar Musyawarah Nasional (Munas). Hal ini untuk melihat calon Ketum Golkar terpilih nanti mendukung pemerintah atau berbalik arah untuk tidak mendukung pemerintah.

"Pertama, reshuffle harus menunggu siapa Ketua Umum Partai Golkar," kata Qodari ditemui usai mengisi sebuah diskusi di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (19/3/2016).

Alasan kedua mengapa ada baiknya Jokowi melakukan reshuffle kabinet harus menunggu Partai Golkar menggelar Munas, yaitu untuk melihat apa sikap politik Partai Golkar dibawah Ketua Umum yang baru. Apakah menjadi pendukung pemerintah atau malah berada di luar pemerintahan.

"Harus ditunggu sikap partai Golkar seperti apa. Karena nanti yang ditunjuk jadi Menteri malah saat Munas nggak dukung pemerintah, kan jadi enak," katanya.

Seperti diketahui, Partai Golkar akan menggelar Munas yang dikabarkan akan diselenggarakan pada Mei 2016 mendatang. Sejumlah nama telah menyatakan diri menjadi calon ketua umum, diantaranya Ade Komaruddin, Setya Novanto, Mahyudin, Airlangga Hartanto, Idrus Marham, dan Indra Bambang Utoyo. (mnx)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
DD X Teropong Senayan
advertisement
Berita Lainnya
Berita

BMKG: Gempa Magnitudo 4,7 Getarkan Bengkulu Selatan

Oleh Sahlan Ake
pada hari Minggu, 12 Jul 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Gempa bumi dengan magnitudo 4,7 menggetarkan Bengkulu Selatan, Minggu dini hari pukul 03.54 WIB. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan ...
Berita

Polisi Uber Pembunuh Editor Metro TV, Belasan Orang Diperiksa

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Polisi menduga kuat editor Metro TV Yodi  Prabowo tewas dibunuh. Ada luka bekas tusukan di leher dan dada. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Yusri Yunus ...