Jakarta
Oleh Alfian Risfil pada hari Senin, 21 Mar 2016 - 15:16:08 WIB
Bagikan Berita ini :

Ahok dan Relawannya Beda Pendapat Soal Posko, Kok Bisa?

72kantor-teman-ahok.jpg
Bangunan di Graha Pejaten yang Digunakan oleh Teman Ahok Sebagai Kantor (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Salah satu pendiri Teman Ahok, Singgih Widiastono, mengaku pihaknya baru tahu apabila rumah di Kompleks Graha Pejaten yang digunakan sebagai posko relawan calon gubernur DKI petahana Basuki T Purnama (Ahok) merupakan aset DKI Jakarta.

"Sebelumnya kita enggak tahu kalau aset pemda. Baru-baru ini tahunya," ujar Singgih di Jakarta, seperti dikutip dari Liputan6 pada Senin (21/3/2016).

Karena menurutnya, Teman Ahok mendapat pinjaman rumah tersebut dari salah satu seniornya di relawan Jakarta Baru yang juga pendiri Cyrus Network, Hasan Nasbi.

"Kita bukan sewa, dipinjamkan bang Hasan Nasbi. Kita enggak nyewa langsung ke pemda,“ kata Singgih.

Diberitakan sebelumnya, Ahok menyebut relawannya tersebut tak melanggar aturan karena menyewa aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI di Graha Pejaten IV Nomor 3, Jakarta Selatan. Sebab, kata Ahok, Teman Ahok bukan perusahaan profit ataupun partai politik.

"Teman Ahok enggak salah. Mereka hanya perkumpulan orang yang mengumpulkan KTP," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Senin (21/3/2016).

Menurut Ahok, relawannya ini menyewa aset tersebut dari perusahaan swasta. Perusahaan itu sebelumnya memiliki sisa sewa yang telah dibayar lunas kepada PT Sarana Jaya selaku pengelola aset. (mnx)

tag: #pilkada-jakarta-2017  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Semar Institut: Kritik Adalah Hak Demokratis, tetapi Membubarkan Diskusi Bukan Tradisi Intelektual

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 16 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Semar Institut, Tunjung Budi, menyayangkan tindakan sejumlah mahasiswa yang membubarkan forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ...
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...