Jakarta
Oleh Sahlan Ake pada hari Minggu, 01 Mei 2016 - 15:27:01 WIB
Bagikan Berita ini :

Pilkada DKI, Rustam Effendi Dilirik PAN Untuk Lawan Ahok

49rustam-effendi.jpg
Rustam Effendi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Partai Amanat Nasional (PAN) memberi sinyal kuat tak akan 'latah' mengikuti Partai NasDem dan Hanura untuk mendukung calon independen sekaligus petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam pertarungan merebut kursi DKI-1.

Menurut Sekretaris Fraksi PAN Yandri Susanto, Ahok bukan merupakan sosok yang ideal sebagai pemimpin dari kacamata PAN. Sehingga, ia menyatakan kemungkinan besar partainya tak akan memberikan dukungan ke mantan Bupati Belitung Timur tersebut.

"Ahok bukan favorit di PAN meski di partai lain iya," kata Yandri di Kantor DPP PAN, Senopati, Jakarta, Minggu (1/5/2016).

Yandri menyatakan partainya justru tertarik mengusung mantan Walikota Jakarta Utara Rustam Effendi yang pernah berseteru dengan Ahok. Anggota Komisi II DPR ini menilai Rustam Effendi merupakan sosok antitesa dari Ahok sehingga membuat partainya melihat peluang yang bagus apabila diusung melawan Ahok di Pilgub DKI Jakarta.

"Kita justru tertarik dengan Rustam Effendi. Dia antitesa Ahok. Rustam Effendi nggak pernah marah-marah dan nyalahin orang. Bakal menarik nanti," ujarnya.

Meski demikian, Yandri menegaskan partainya sampai saat ini masih terus menimang sejumlah nama selain Rustam Effendi. Partainya juga masih melirik nama-nama lain seperti Bupati Bodjonegoro Suyoto, Yusril Ihza Mahendra, Sandiaga Uno dan nama-nama lain yang telah menyatakan siap maju menjadi penantang Ahok di Pilgub DKI.

"Catatan kita empat bulan terakhir menjelang Pilgub kita putuskan. Tidak mau semena-mena cari calon. Yang jelas, karakter dan performance kurang pas di Ahok," ujarnya. (mnx)

tag: #pilkada-jakarta-2017  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...