Jakarta
Oleh Alfian pada hari Rabu, 15 Jun 2016 - 12:35:41 WIB
Bagikan Berita ini :

Abaikan Audit BPK, KPK Punya Agenda Selamatkan Ahok?

59sumber-waras-lagi-2-1-2-1ahok.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi mengklaim bahwa penyidik KPK tidak menemukan perbuatan melawan hukum dalam kasus pembelian Rumah Sakit Sumber Waras Jakarta. Karena itu, KPK akan menyetop pemeriksaan atau menutup kelanjutan kasus tersebut.

Menanggapi kesimpulan sementara KPK tersebut, anggota Komisi Hukum DPR geram. Sebab KPK sama sekali mengabaikan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Padahal BPK melakukan audit RS Sumber Waras atas permintaan KPK.

"Setahu saya, selama ini KPK mengandalkan BPK dalam persidangan," kata anggota Komisi III Junimart Girsang.

Oleh karenanya, ia mengaku bingung dengan hasil audit tersebut.

Anggota Komisi III DPR lainnya dari Fraksi PKS Nasir Djamil juga menyebut KPK sedang memainkan peran ganda.

"KPK ini sedang memainkan peran ganda, bila dibutuhi data BPK dipakai, dan sekarang dicampakkan," kata Nasir kepada TeropongSenayan di Gedung Nusantara II DPR, Jakarta, Rabu (15/6/2016).

Nasir melihat kalau kinerja KPK saat ini tidak konsisten dalam melihat kasus Sumber Waras yang diduga melibatkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Bahkan Benny K Harman meragukan keberanian KPK dalam menangani kasus ini. Sebab, indikator seseorang melakukan korupsi bukan hanya karena adanya tindakan melawan hukum. Tidak adanya perbuatan melawan hukum bukan berarti tidak ada indikasi korupsi.

"KPK masuk angin atau takut?," tanya Benny.

Tak mau pakai audit BPK, apakah KPK memang punya agenda ingin selamatkan Ahok dari jeratan hukum? (iy)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...