Jakarta
Oleh Alfian Risfil Auton pada hari Sabtu, 23 Jul 2016 - 08:05:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Ahok Ditolak 80 Persen Warga Jakarta karena Arogan

50ahok.jpg
Calon petahana Pilkada DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik menilai wajar apabila mayoritas warga Jakarta menolak dipimpin kembali oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Taufik menyampaikan hal tersebut merujuk kepada hasil reses 28 anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta, yang menyebutkan 80 persen warga Ibu Kota menolak Ahok kembali jadi gubernur DKI periode 2017-2022.

"Ya yang bikin ditolak kan karena sifatnya sendiri. Karena Ahok arogan," kata Taufik di Masjid Kramat Al Mukkaromah, Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara, Jumat (22/7/2016).

Dalam kesempatan ini, ketua DPD Gerindra DKI tersebut mendampingi salah satu bakal cagub Gerindra Sjafrie Sjamsoeddin bersilaturahmi bersama warga Ancol.

Ditanya bagaimana kesiapan dirinya sebagai bagian dari parpol yang mendampingi Sjafrie, Taufik optimistis Sjafrie akan memenangi Pilkada 2017.

"Menanglah. Kalau calon dari Gerindra siapa saja menang kalau lawannya cuma Ahok," tegas Taufik.

Sebelumnya diberitakan, Plt Ketua DPD PDI Perjuangan DKI, Bambang mengatakan, 80 persen warga Jakarta menolak calon petahana. Kesimpulan tersebut diperoleh dari kunjungan anggota DPRD PDI Perjuangan ke masyarakat saat menggelar reses bulan lalu. (plt)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...