Berita
Oleh Mandra Pradipta pada hari Senin, 01 Agu 2016 - 11:39:22 WIB
Bagikan Berita ini :
Jelang HUT RI Ke-71

Anggota DPR Ini Kibarkan Merah Putih di Puncak Gunung Rusia

68umar-arsal.jpg
Umar Arsal (keempat, kanan) bersama bersama Tim 7 Five Thousanders (7FT) di puncak gunung Elbrus, Rusia (Sumber foto : Mandra Pradipta/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Jelang hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-71, anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat Umar Arsal berhasil mengibarkan bendera merah putih sebuah gunung di Rusia.

Merah putih berhasil dikibarkan anggota DPR dari Dapil Kendari, Sulawesi Tenggara itu di puncak gunung Elbrus di kawasan pegunungan Kaukasus, Rusia, Sabtu (23/7/2016) waktu setempat bersama Tim 7 Five Thousanders (7FT).

"Alhamdulillah suatu kebanggan buat kami dan tim jelang hari kemerdekaan bangsa Indonesia dapat kembali mengibarkan bendera kebanggaan Indonesia yaitu Merah Putih di negara orang. Tentunya perjalanan yang tidak mudah mengibarkan sang merah putih dikarenakan harus mendaki gunung di negara orang dengan rintangan yang berat," kata Umar Arsal kepada TeropongSenayan, Jakarta, Senin (1/8/2016).

Menurut dia, keberhasilannya itu sebagai bentuk kecintaanya kepada bangsa dan negara.

"Karena kecintaannya kepada bangsa kami dan tim terus berusaha agar bagaimananya sang merah putih sampai puncak tertinggi di pegunungan Rusia tersebut. Apalagi dimomen hari HUT RI ke-71," ujarnya.

Ketua Divisi Tanggap Darurat dan Bantuan Bencana DPP Partai Demokrat ini juga menjelaskan, suka duka serta rintangan dalam menuju puncak gunung di Rusia.

Menurut Umar, kelompok pertama timnya itu meraih puncak pada pukul 9 pagi waktu setempat, dengan ketinggian 5.642 meter dari permukaan laut (mdpl) di puncak barat Elbrus, dan selanjutnya disusul anggota-anggota tim berikutnya.

Sehingga tegas Umar dalam puncak memperlukan tenaga yang ekstra. Kendati demikian tidak membuat hambatan dirinya bersama tim.

"Pastinya suatu kebanggaan tersendiri bilamana sudah mencapai puncak dengan menancapkan sang merah putih," ucapnya.

Sebelum menuju puncak, lanjut Umar, dirinya bersama tim perlu melakukan pelatihan khusus.

"Tim memulai pendakian dari base camp di National Park Refuge di ketinggian 3.850 mdpl. Selama beberapa hari berturut-turut, tim telah melakukan latihan aklimatisasi, adaptasi ketinggian ke Diesel Hut (4.100 mdpl) dan Pastukhov Rocks di ketinggian 4.800 mdpl, hingga latihan menggunakan peralatan pendakian es dan salju," paparnya.

Menurutnya, latihan itu juga termasuk menghadapi bahaya medan bersalju dan es. Namun hal semua itu dapat dilalui oleh tim 7FT yang terdiri dari alumni Universitas Hasanuddin yang telah berusia minimal 50 tahun.

"Kebetulan tim kita adalah mantan mahasiswa yang selalu mengikiuti kegiatan mendaki gunung dan juga tergabung pada kegiatan mahasiswa SAR Unhas sehingga dapat dijalankan dengan baik," jelasnya.

Perlu diketahui, sebelum berhasil hingga puncak gunung di Rusia, pria yang biasa disapa Marsal ini berhasil mendaki gunung tertinggi Everest Kala Patthar 2015 lalu dan Gunung Kinabalu, Sabah, Malaysia.

Umar menjelaskan, pendakian gunung yang sering dilakukan hobi dirinya sejak duduk dibangku mahasiswa. Karena itu meski kesibukannya sebagai anggota DPR begitu padat, namun hal tersebut tidak menyurutkan kegemarannya itu.(yn)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement