Jakarta
Oleh Alfian Risfil Auton pada hari Rabu, 24 Agu 2016 - 17:32:57 WIB
Bagikan Berita ini :

"Jangan Bilang Demi Rakyat, Tetapi Rakyat Kecil Digusur" ‎

6deklarasirumahamanahrakyat.jpg
Sejumlah tokoh mendeklarasikan Rumah Amanah Rakyat (Sumber foto : Alfian Risfil/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Mantan Menko Polhukam Tedjo Edi mengatakan, kondisi bangsa Indonesia saat ini sudah sangat jauh dari nilai-nilai luhur Pancasila dan UUD 1945.

‎"Penyimpangan terhadap Pancasila dan UU 45 sudah sangat luar biasa.‎ Ingat, Negara ini bukan punya penguasa atau pengusaha, tapi Negara ini milik rakyat," kata Tedjo di sela deklarasi 'Rumah Amanah Rakyat' di Jalan Cut Nyak Dien, Menteng, Jakarta Pusat, ‎Rabu (24/8/2016).

Dia berharap keberadaan 'Rumah Amanah Rakyat' benar-benar menjadi tempat untuk menampung keluh kesah masyarakat, khususnya dalam menghadapi Pilkada DKI 2017.

"Yang bergabung di sini kita minta bisa menyampaikan aspirasi sesuai dengan amanah rakyat. Gerakan ini bukan gerakan yang anarkis, tapi gerakan yang mampu mendengar segala aspirasi rakyatnya," ujarnya.

"Kita tidak mau, atas nama rakyat, demi rakyat, untuk kepentingan rakyat, tetapi rakyat kecil digusur secara membabibuta," tegas Tedjo.
al
"Rumah ini akan menjadi saksi sejarah gerakan kita. Ingat, gerakan ini bukan gerakan makar atau anarkis. Kita sampaikan aspirasi tanpa maki-maki," terang dia.

Sejumlah tokoh menghadiri deklarasi 'Rumah Amanah Rakyat". Beberapa diantaranya mantan Menko Maritim Rizal Ramli, mantan ketua KPK Taufiequrrachman Ruki, mantan Wagub DKI Prijanto, Wakil Ketua DPRD DKI Abraham 'Lulung' Lunggana, dan Ratna Sarumpaet, Yusril Ihza Mahendra, Mantan anggota DPR Lily Wahid dan lain-lain. (plt)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
IDUL ADHA 2026 M LOKOT N
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...