Jakarta
Oleh Alfian Risfil Auton pada hari Sabtu, 03 Sep 2016 - 15:34:19 WIB
Bagikan Berita ini :
Pascapenggusuran

Anak-anak Rawajati Trauma,Pemprov Jangan Tutup Mata

82gusurrawajati.jpg
Penggusuran pemukiman di kawasan Rawajati, Jakarta Selatan, Kamis (1/9/2016) (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Sejumlah warga korban penggusuran Rawajati Pancoran, Jakarta Selatan, menolak dipindah ke rusun Marunda. Kini, mereka memilih mendirikan tenda di trotoar dekat apartemen Kalibata City.

Tenda dibuat dari terpal, sisa spanduk, dan bambu. Mereka tak mau beranjak ke Rumah Susun Marunda karena letaknya yang terlalu jauh.

Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Syarif mengatakan, Pemprov DKI tidak boleh tutup mata dengan situasi di sekitar lokasi. Pemprov juga jangan menutup mata terhadap nasib anak-anak yang trauma karena rumahnya digusur.

Menurut Syarif, untuk menghilangkan trauma anak-anak korban penggusuran paksa, sudah selayaknya Pemprov DKI memberikan layanan konseling kepada mereka.

"Kasihan anak-anak yang kemarin lihat rumahnya digusur paksa. Belum lagi adanya keributan yang mengakibatkan jatuhnya korban. Tentu anak-anak itu trauma dan sangat membutuhkan layanan konseling," kata Syarif Jakarta, Sabtu (3/9/2016).

Menurut Syarif, di Rusunawa Marunda yang akan menjadi tempat relokasi juga harus disediakan tim psikolog untuk mendampingi anak-anak mereka.

Pasalnya rusunawa merupakan tempat baru bagi anak-anak setelah rumah orangtua mereka di pinggir rel kereta api diratakan dengan tanah. (plt)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...