Jakarta
Oleh Bara Ilyasa pada hari Sabtu, 08 Okt 2016 - 21:44:45 WIB
Bagikan Berita ini :

Rakyat Sudah Jengah dan Muak, Ahok Gali Kuburannya Sendiri

96ahokiyess.jpg
Basuki Tjahaja Purnama Gubernur DKI Jakarta (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Pengamat politik UIN Jakarta Adi Prayitno menilai pernyataan calon Gubernur DKI Jakarta petahana Basuki Tjahja Poernama alias Ahok yang menyinggung surat Al-Maidah ayat 51 di hadapan warga kepulauan seribu dapat mempengaruhi suara pemilih.

"Jika terus melakukan kontroversi, bukan hal mustahil Ahok justru mulai menggali kuburannya sendiri. Publik sudah jengah dengan sikap Ahok yang jumawa," kataAdi Prayitno kepada TeropongSenayan, Jakarta, Sabtu (8/10/2016)

Pasalnya, Adi menilai pernyataan Ahok kali ini berbeda dengan pernyataan kontroversi lainnya yang sering dilontarkan oleh mantan Bupati Belitung Timur tersebut.

"Tentu saja, kontroversi Ahok yang dianggap menistakan agama kali ini automatically akan menggerus suara Ahok di level grass root. Terbukti dengan banyaknya protes dan imbauan dari pemimpin Islam untuk memolisikan Ahok. Bukan itu saja, muncul petisi online yang sudah bermunculan untuk menolak Ahok. Jelas, pernyataan Ahok memantik sinis publik yg secara otomatis akan merugikan Ahok," ujar Adi.

Menurut Adi, mestinya Ahok hati-hati menjaga tutur katanya. Sebab Ahok sudah terlanjur dipersepsikan sebagai sosok arogan sejak awal.

"Mungkin saja Ahok memiliki niat baik menyinggung ayat tersebut karena ayat Al Maidah kerap dijadikan landasan untuk memobilisasi pemilih berdasarkan agama. Cuma, karena momentum dan cara penyampaiannya kurang pas, reaksi publik mulai keras melawan ahok," tandasnya.(icl)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
IDUL ADHA 2026 M LOKOT N
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...