Jakarta
Oleh Alfian Risfil Auton pada hari Kamis, 24 Nov 2016 - 17:18:59 WIB
Bagikan Berita ini :

53.200 KTP Ganda Beredar di Ibukota

30ktpganda.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Sejumlah ancaman kecurangan membayangi Pilgub DKI Jakarta 2017. Salah satunya terkait maraknya pemilik Kartu Tanda Penduduk (KTP) ganda di Ibukota.

Tak tanggung-tanggung, jumlah pemilik KTP ganda yang terdeteksi sampai saat ini mencapai 53.200 KTP.

"Ini masalah KTP ganda harus segera diselesaikan, kalau tidak ditakutkan akan dimanfaatkan pihak-pihak tertentu saat Pilgub 2017 digelar," kata Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Syarif kepada wartawan, Jakarta, Kamis (24/11/2016).

Padahal, kata Syarif, saat rapat kerja dengan Komisi A dua bulan lalu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI, Edison Sianturi sudah berjanji akan merampungkan masalah KTP ganda paling lama akhir November.

"Tapi pas saya tanya waktu rapat Banggar (Badan Anggaran), Kadis Dukcapil malah buang badan. Dia bilang masalah KTP ganda sudah diserahkan ke Kemendagri, tapi dia enggak bisa menunjukkan bukti penarikan otoritas ke Kemendagri," ujar Syarif.

Politikus Partai Gerindra itu menjelaskan, sebanyak 53.200 jumlah pemilik KTP ganda tersebut hanya yang terdata dan tercatat. Padahal menurut estimasi yang ada jumlahnya bisa jauh lebih besar.

Banyaknya jumlah KTP ganda ini bisa menjadikan Pilgub DKI terancam tidak bersih. Sebab, bisa saja KTP ganda tersebut digunakan oleh pihak-pihak tertentu untuk mencurangi kandidat lainya.

"Untuk itu permasalahan KTP ganda ini harus lekas diselesaikan," tegas Syarif.

Syarif juga mengkritisi kinerja Pemprov DKI Jakarta yang tak kunjung bisa menyelesaikan masalah KTP ganda ini. Padahal, masalah KTP ganda telah terlihat di Pilgub 2012.‎ (icl)

tag: #pilkada-jakarta-2017  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...