Jakarta
Oleh Mandra Pradipta pada hari Sabtu, 14 Jan 2017 - 09:04:06 WIB
Bagikan Berita ini :

Cukup Jokowi, Cagub tak Komitmen tak Usah Ikut Pilgub DKI

44cagub.jpg
Paslon Cagub dan Cawagub di Pilgub DKI 2017 (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono mengatakan, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI yang tidak berani komitmen mengemban tugas sampai lima tahun tidak usah mencalonkan diri.

Jangan sampai, kata Arief, kejadian seperti Joko Widodo (Jokowi) terulang kembali. Dimana, pada saat itu Jokowi rela meninggalkan kursi Gubernur DKI untuk mengikuti gelaran Pilpres 2014 lalu.

Dan hal itu, lanjut dia, masyarakat DKI Jakarta merasa dikecewakan, lantaran Jokowi di anggap tidak memenuhi janjinya saat Pilkada DKI 2012 silam.

"Sudah ada contohnya kok tidak komit selama lima tahu meninggalkan Jakarta untuk jadi Presiden (Jokowi). Kan rakyat udah rasakan sendiri gimana sekarang keadaan ekonominya kan makin melorot," kata Arief kepada TeropongSenayan di Jakarta, Sabtu (14/1/2017).

"Kalau paslon yang tidak berani komit untuk jadi Gubernur sampai lima tahun, sebaiknya dari awal jangan mencalonkan diri dong. Nah kalau sudah tidak komit, begini artinya memang mereka konsepnya engga jelas," jelasnya.

Untuk itu, terang Arief, tidak heran bila saat ini Jakarta masih menemui kendala soal kemacetan, banjir, dan korupsi. Sebab, hal itu di akibatkan tidak adanya komitmen dari seorang Jokowi, untuk fokus membangun Jakarta.

"Akhirnya semua tidak komitmennya Joko Widodo harus ditanggung Ahok yang memang juga belum punya pengalaman ngurus Ibukota," tuturnya. (icl)

tag: #pilkada-jakarta-2017  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...