Berita
Oleh Mandra Pradipta pada hari Jumat, 27 Jan 2017 - 09:32:06 WIB
Bagikan Berita ini :

Demokrat Tak Khawatir Antasari Buka Lagi Kasusnya

27SyarifHasan.jpg
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarif Hasan (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarif Hasan menyatakan, pihaknya tidak khawatirj ika mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka kembali kasus yang membuatnya mendekam di penjara. Demokrat juga tidak mengawatirkan pertemuan Antasari dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana, Kamis (26/1/2017).

Menurut Syarif, pihaknya tidak masalah bila Antasari ingin membuka kasus yang terjadi pada era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

"Buka saja. Dulu zamannya Pak SBY masalah hukum itu nggak pernah diintervensi oleh SBY. Silakan saja tinggal diuji kebenarannya. Apa mau dibuka kasusnya lagi, buka saja lagi. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan," tegas Syarif di Jakarta, Jumat (27/1/2017).

Kendati demikian, anggota Komisi I DPR ini meminta semua pihak tidak membuat opini negatif terkait pertemuan Antasari dengan Jokowi. Sebab, hingga sekarang Antasari belum mengeluarkan pernyataan atas pertemuan tersebut.

"Yang lebih tahu kan si Antasari," tutupnya.

Diberitakan sebelumnya Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar enggan mengungkap isi pembicaraannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka.

"Kemarin, dari pagi sampai malam saya meladeni rekan-rekan Anda (wartawan), jadi saya batuk. Jadi sekarang ini," kata Antasari saat keluar dari kompleks Istana Kepresidenan sambil meletakkan telunjuk di bibir sebagai tanda diam, Kamis (26/1/2017).

Begitu juga saat dicecar dengan berbagai pertanyaan mengenai topik pembicaraan dengan Presiden Jokowi, Antasari kembali irit bicara.

"Sudah, mau tahu saja," kata dia mencoba keluar dari kerumunan wartawan. (plt)

tag: #antasari-azhar  #partai-demokrat  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Berita Lainnya
Berita

Ridwan Tidak Buru-buru Buka Sekolah dan Pesantren, Mungkin Januari 2020

Oleh Rihad
pada hari Selasa, 02 Jun 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tidak buru-buru membuka sekolah dan pesantren di 15 wilayah zona biru. Berdasarkan wacana yang mengemuka, sekolah baru akan dibuka pada ...
Berita

Tak Edarkan Narkoba, Dwi Sasono Minta Rehabilitasi

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Tidak ada indikasi aktor Dwi Sasono alias DS terlibat dalam jaringan pengedar narkoba. Demikian hasil penyidikan  Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan. ...