Jakarta
Oleh Alfian Risfil Auton pada hari Sabtu, 28 Jan 2017 - 16:13:43 WIB
Bagikan Berita ini :

Anies: Raport Buruk, Sudah Saatnya Pemprov DKI Harus Diganti

74IMG-20170128-WA042.jpg
Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ‎saat berkampanye di daerah Jati Padang, Pasar Minggu, Sabtu (28/1/2017) (Sumber foto : Alfian/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan rasa leganya usai menyampaikan data terkait kinerja Pemda dalam debat Cagub Cawagub putaran kedua di Hotel Bidakara, Jumat (27/1/2017).

Ditemui saat berkampanye di daerah Jati Padang, Pasar Minggu, Sabtu (28/1/2017), Anies memaparkan bahwa kinerja Pemda periode saat ini terbilang jauh dari baik.

"Dari awal kami sudah tunjukkan ini lho raportnya birokrasi Jakarta, raportnya nilai standar, kalau nilainya merah ya merah," ucap Anies.

Mantan Mendikbud itu juga menganggap jika kinerja Pemda terbilang buruk, maka sudah saatnya pemerintahan yang sekarang harus diganti.

"Kalau nilainya merah ya gak usah diterusin, kalau nilainya merah ya harus kita ganti," terang mantan ketua komite etik KPK itu.

Anies menilai bahwa ada yang tidak beres dalam kinerja pemda selama ini. Menurutnya nilai merah kinerja Pemda adalah pertanda bahwa kepemimpinan dan birokrasi tidak dapat belerja sama untuk kesejahteraan warga Jakarta.

"Nilai merah itu pertanda kinerja kepemimpinan dan birokrasi gak nyambung dan memberikan tak banyak berdampak kepada kesejahteraan warga," jelasnya.

Anies memparkan contoh riil dati pengelolaan aset pemda yang jumlahnya lebih dari Rp.1000 triliun, dengan anggarannya Rp 70 triliun,tetapi pemanfaatannya masih minimal.

"Saya tunjukkan kemiskinan masih tinggi dan angka putus sekolah masih banyak, terlebih di Jakarta Utara, separuh anaknya tak lulus SMA," tandas inisiator Indonesia Mengajar itu. (icl)

tag: #anies-baswedan  #aniessandi  #pilkada-jakarta-2017  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...