Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Jumat, 03 Feb 2017 - 07:40:20 WIB
Bagikan Berita ini :

Masinton Bilang Belum Waktunya Hak Angket Penyadapan

98(PDIP)PasaribuII.JPG
Masinton Pasaribu (Sumber foto : Dokumen TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Politikus PDIP Masinton Pasaribu menilai, wacana hak angket penyadapan yang digaungkan oleh fraksi Demokrat belum waktunya.

Pasalnya, tuduhan Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dan tim kuasa hukumnya terhadap Ma'ruf Amin dan Susilo Bambang Yudhoyono tidak meresahkan masyarakat.

"Hak angket itu harus dilihat urgensi kebutuhan saat ini. Hak angket itu kan dampaknya yang menimbulkan keresahan yang luas di masyarakat kalau usulan itu tidak dipenuhi, usulan itu dapat dihambat sendiri di DPR," ucap Masinton di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/2/2017).

Namun menurut Masinton usulan tersebut sah-sah saja dilakukan oleh setiap anggota DPR, karena sudah diatur dalam UU.

"Itu hak konstisional anggota DPR dan itu dijamin UUD dan menggenai teknisnya di atur oleh UU MD3, nah usulan hak angket itu sah-sah saja sepanjang ketentuan UU MD3," kata Masinton.

Secara pribadi pria yang menduduki Anggota Komisi III DPR ini hak angket penyadapan belum ada urgensinya.

"Kalau Saya pribadi belum melihat urgensinya," tandasnya. (icl)

tag: #ahok  #pdip  #penistaan-agama  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Ketua Umum PB Mathla'ul Anwar Jazuli Juwaini Dukung Penuh Langkah Tegas Presiden Prabowo, Kedaulatan NKRI Tak Boleh Digadaikan

Oleh Sahlan Ake
pada hari Sabtu, 07 Nov 2026
JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar, Dr. KH. Jazuli Juwaini, MA, MM menyatakan dukungan penuh kepada Presiden Prabowo Subianto dalam mengambil langkah tegas untuk menjaga ...
Berita

Ketua Dewan Etik PERKI Sampaikan Hak Jawab atas Pemberitaan Kasus dr. Dasaad

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Dewan Etik Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), dr. Muhammad Munawar, membantah tudingan rekayasa pengaduan terhadap enam pasien serta ...