Jakarta
Oleh Alfian Risfil Auton pada hari Jumat, 24 Mar 2017 - 17:06:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Perolehan Suara Ahok-Djarot di Jakbar dan Jakut Disebut Unik

67ahok.jpg
Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor 3, Anies Baswedan mengatakan ada 542 tempat pemungutan suara (TPS) yang pada Pilgub DKI putaran pertama lalu, perolehan suaranya memenangkan pasangan petahana Ahok-Djarot di atas 90 persen.

Dalam pandangan Anies, perolehan tersebut cukup unik, karena terjadi di Ibu Kota Negara.

"Saya tidak bilang itu kecurangan. Hanya agak unik saja kalau terjadi di Pilkada DKI," kata Anies saat bersilaturrahmi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Jumat (23/3/17).

Selain itu, Anies mengatakan, TPS yang mengalami hal tersebut hanya tersebar di beberapa wilayah tertentu, yakni di Jakarta Utara dan Jakarta Barat.

Karenanya, Anies berharap PWI ikut mendalami kejanggalan atau fenomena yang menurutnya unik itu.

"Kita mengharapkan teman-teman PWI mau mencari tahu apa yang sesungguhnya terjadi hingga angka seperti ini bisa muncul di Ibu Kota," ujar Anies.

Selain itu, Anies juga berharap sebagai pilar demokrasi, para wartawan ikut menjaga keseluruhan proses di Pilkada DKI Jakarta di putaran kedua 19 April mendatang. Anies ingin demokrasi lokal DKI berjalan dengan jujur, adil, dan demokratis.

"Ini bukan soal Anies-Sandi bukan soal Basuki-Djarot, ini soal memastikan demokrasi di Indonesia berjalan dengan baik," ucap Anies. (icl)

tag: #ahokdjarot  #pilkada-jakarta-2017  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...