Jakarta
Oleh Sahlan Ake pada hari Minggu, 26 Mar 2017 - 16:58:11 WIB
Bagikan Berita ini :

Bersedia Teken Kontrak Politik, Alasan Djan Faridz Dukung Ahok-Djarot

39djanfaridz.jpg
Ketua Umum DPP PPP versi Muktamar Jakarta, Djan Faridz (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Ketua Umum PPP versi Muktamar Jakarta, Djan Faridz menyatakan, pasangan nomor 2 Pilkada Jakarta, Ahok -Djarot bersedia menandatangani kontrak politik dengan PPP. Itulah alasan PPP kubu Muktamar Jakarta mendukung pasangan ini.

Menurut dia, kontrak politik tersebut sejatinya untuk kepentingan umat Islam.

"Pada Pilkada sekarang, saya tawarkan kepada calon ayo siapa yang mau bikin dukungan, siapa yang mau dukungan PPP, syaratnya 1,2, dan 3, yang mau menandatangani kontrak politik yang diketuai Djan Faridz itu cuma pasangan Ahok-Djarot. Yang lain saya tawarin kagak mau. Saya banyak berkomunikasi dengan mereka, banyak," ucap Djan di kediaman Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar, Agung Laksono, di Jakarta, Minggu (26/3/2017).

Sebagai partai yang bernuansa Islam, Djan mengatakan, wajib hukumnya PPP untuk mencari pemimpin yang benar-benar peduli kepada umat Islam.

"Dengarkan, PPP sebagai partai Islam wajib hukumnya membela umat Islam se-Indonesia. Apalagi Jakarta karena Ibu Kota negara. Penduduknya 85 persen Islam, selama ini umat Islam, saya bilang bukan tidak diperhatikan, tapi kurang dilongok," katanya.

Mantan Menteri Perumahan Umum dan Perumahan Rakyat ini menilai di bawah kepemimpinan mantan Bupati Belitung Timur itu, wilayah DKI Jakarta sudah banyak kemajuan, terutama untuk kepentingan umat Islam.

"Terus coba lihat dari zaman Bang Ali, apa ade tuh kantor gubernur ada masjid. Jaman die (Ahok) ada tuh, Allahu Akbar," tegasnya. (plt)

tag: #ahokdjarot  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...