Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Kamis, 30 Mar 2017 - 13:33:44 WIB
Bagikan Berita ini :

Lawan Regenerasi Koruptor, ICW Gelar Sekolah Antikorupsi

86ilustrasikoruptor.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Indonesia Corruption Watch (ICW) menggelar sekolah antikorupsi dalam rangka melawan regenerasi koruptor yang terindikasi dari masih banyaknya pelaku korupsi dari hari ke hari di Tanah Air.

Pernyataan pers ICW yang diterima di Jakarta, Kamis (30/3/2017) menyatakan, bangsa ini dapat disebut mengalami krisis dalam banyak hal akibat korupsi. Maraknya kasus korupsi juga menandakan banyaknya regenerasi koruptor.

ICW juga menyatakan koruptor telah ada, baik pada generasi tua maupun generasi muda, sehingga regenerasi koruptor juga harus dicegah dan tidak bisa didiamkan saja.

Salah satu cara melawannya adalah mempertahankan lembaga antikorupsi yaitu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang selama ini efektif memberantas korupsi.

Cara lainnya adalah dengan mencetak banyak generasi antikorupsi, khususnya generasi muda untuk terlibat dan menjadi bagian perlawanan korupsi di Indonesia.

Hal ini kemudian mendorong ICW membuat program pendidikan antikorupsi dalam bentuk Sekolah Antikorupsi (SAKTI).

SAKTI memiliki tujuan antara lain memiliki pengetahuan dasar tentang isu antikorupsi, baik dari sisi sejarah, teori, maupun kemampuan dasar memanfaatkan instrumen pemantauan.

Tujuan lainnya adalah memiliki perspektif antikorupsi dan keahlian dasar pemantauan korupsi, serta memiliki kemampuan dasar melakukan advokasi dan kampanye isu antikorupsi.

Kurikulum SAKTI 2017 diharapkan juga dapat membuat para peserta paham mengenai korupsi dan bagaimana memberantasnya.

Selain itu, alumnus SAKTI juga didorong dapat menjadi agen antikorupsi di daerahnya masing-masing dan bisa menularkan virus antikorupsi dalam setiap perbuatannya.

Sekolah pencetak kader antikorupsi ini telah berjalan pada tahun 2013 dan 2015 serta direncanakan akan dilaksanakan kembali pada tahun 2017.

Tokoh-tokoh yang pernah menjadi pemateri SAKTI 2013 dan 2015 antara lain Teten Masduki, Bambang Widjojanto, Budiman Sujatmiko, Busyro Muqoddas, Romo Frans Magnis Suseno, Febri Diansyah, Ani Soetjipto dan Adnan Topan Husodo.

Untuk pelaksanaan SAKTI tahun 2017 ini ICW membuka kesempatan bagi 20 orang pemuda-pemudi dari seluruh wilayah Indonesia, yang nantinya akan diseleksi dengan ketat. (plt/ant)

tag: #icw  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Fadli Zon Bersuara Soal PKI, Netizen: Kenapa Sekaran Pada Berani Ujuk Gigi

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 25 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Fadli Zon melontarkan tentang partai komunis Indonesia (PKI) lewat akun Twitternya @fadlizon. Kicauan Fadli ini membuat banyak ...
Berita

Ingin Berobat dan Mengurus Pesantren, Bupati Bener Meriah Mundur

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Tgk Sarkawi menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Bupati Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, yang diumumkan kepada masyarakat pada saat pelaksanaan ibadah ...