Jakarta
Oleh Sahlan Ake pada hari Jumat, 07 Apr 2017 - 11:17:06 WIB
Bagikan Berita ini :

Ada Tiga Kelompok Dukungan, Alasan Demokrat Non-blok di Pilkada DKI

67roysuryo3.jpg
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Partai Demokrat membantah mencari aman menyusul sikap non-blok di Pilkada DKI Jakarta. Sikap ini dipilih karena di internal partai muncul tiga kelompok dukungan.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Roy Suryo menyatakan partainya akan tetap bersikap non-blok atau tidak menyatakan dukungan hingga hari H pencoblosan putaran kedua Pilkada DKI.

"Demokrat sesuai dengan arahan kita non-blok. Non-blok itu bukan nggak milih ya, kami tetap milih," kata Roy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (7/4/2017).

Roy mengungkapkan alasan partainya yang tidak menyatakan dukungan kepada salah satu pasangan calon. Alasannya, saat ini ada tiga kelompok dukungan di internal partao. Yakni, kelompok yang tetap mendukung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), kelompok pendukung Anies Baswedan, dan kelonpok pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Sikap non-blok, kata Roy, dipilih untuk menghindari konflik internal.

"Masih ada yang pokoknya tetap milih Mas AHY. Tapi kan Mas AHY sudah nggak maju lagi. Nggak bisa (juga) memaksa pilih Mas Anies, atau Pak Ahok. Kalau kita paksa kan nanti pecah," ucapnya.

Roy membantah sikap non-blok adalah cara mencari aman. Menurut dia, Demokrat hanya menyerahkan pilihan dukungan kepada masing-masing kader.

"Bukan cari aman, bukan. Tapi kita serahkan ke pribadi masing-masing. Pokoknya pilihannya nanti tanggal 19 itu. Harus milih, bukan golput," tandasnya.(plt)

tag: #partai-demokrat  #pilkada-jakarta-2017  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...