Jakarta
Oleh Alfian Rifsil Auton pada hari Minggu, 16 Apr 2017 - 13:05:07 WIB
Bagikan Berita ini :

Eks Komisioner KPK: Bagi-Bagi Sembako sama dengan Korupsi

83IMG-20170416-WA024.jpg
Mantan Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto saat bertemu Anies Baswedan membahas kasus politik uang berupa pembagian sembako, di kediaman Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (16/4/2017) (Sumber foto : Alfian Rifsil Auton/Dokumen TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Mantan Wakil Ketua Komisi Pembarantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto menginginkan Pilgub DKI Jakarta dapat berjalan bersih, jujur dan adil.

Namun, yang terjadi beberapa hari belakangan malah ditemukan beragam kasus politik uang berupa pembagian sembako di masyarakat.

Menurut Bambang bentuk money politic berupa bagi-bagi sembago itu sama dengan tindak korupsi.

"Kalau kita mau anti korupsi maka kita lawan politik uang, dan menerima sembako sama dengan korupsi," terangnya usai melakukan pertemuan di kediaman Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (16/4/2017).

Menarik untuk mengajak masyarakat melawan politik uang ini karena menurut Bambang Indonesia sedang memperkokoh pondasi demokrasinya. Sehingga demokrasi haruslah dibangun atas azaz kejujuran dan tanpa intimidasi terlebih jika menyuap masyarakat dengan bentuk bagi sembako.

"Kita sedang membangun demokrasi, kalau hal seperti money politic terjadi masif di jakarta maka ini berlawanan dg proses pendewasaan demokrasi," terangnya.

Menurut Bambang, Pilgub DKI Jakarta juga harus berjalan dengan baik dan berkualitas, sehingga money politik harus disikapi dan tidak boleh dibiarkan.

"Ditakutkan jika money politic dibiarkan maka itu sama saja kita sedang menulis sejarah suram pilkada di indonesia," ucapnya. (icl)

tag: #pilkada-jakarta-2017  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...