JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) — Buni Yani mengaku selama enam bulan terakhir atau sejak kasus dugaaan penistaan agama oleh Basuki T Purnama (Ahok) mencuat, dirinya kerap mendapatkan teror.
"Saya dapat teror. Saya tidak percaya hidup saya jadi seperi ini. Buzzer gak berhenti meneror saya, memfitnah saya bahkan sekarang sering ada mobil yang berhenti di depan rumah saya yang membuat istri saya takut," kata Buni dalam sebuah diskusi bertajuk ' Dukung Majelis Hakim Jatuhkan Vonis 5 Tahun Penjara untuk Ahok' di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (28/4/2017).
Tak hanya mendapatkan teror, karier Buni sebagai pengajar di kampus swasta di Jakarta pun juga terhenti. Bahkan beberapa penelitiannya di lluar negeri juga terpaksa dihentikan
"Sudah enam bulan saya tidak bekerja disuruh mengundurkan diri setelah dilaporkan polisi. Penelitian saya distop," terang dia.
Seperti diketahui Buni Yani dijerat Pasal 28 ayat 2 UU ITE karena dianggap menyebarkan ujaran kebencian di akun facebook miliknya terkait video Ahok di Kepulauan Seribu tentang Surat Al Maidah ayat 51. (icl)