Jakarta
Oleh Alfian Rifsil Auton pada hari Jumat, 09 Jun 2017 - 04:21:15 WIB
Bagikan Berita ini :

Usai Bertemu Syekh Sudais, Anies Diundang Buka Bersama Walikota Mekkah

6IMG-20170608-WA061.jpg
Wali Kota Mekkah Osama al Bar (tengah berkacamata) bersalaman dengan Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan. Keduanya bertemu saat mau melaksanakan tarawih di Masjidil Haram. Osama juga mengaku kakeknya adalah orang Palembang (Sumber foto : Alfian Rifsil Auton/Dokumen TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan tak hanya bertemu dengan Imam Besar Masjidil Haram Syekh Abdurrahman as Sudais.

Seusai berbuka bersama petinggi Masjidil Haram, Anies juga berkesempatan bertemu dengan Wali Kota Mekkah Osama al Bar, Rabu malam (7/6/2017) waktu setempat.‎

Juru bicara Anies-Sandi, Naufal Firman Yursak mengatakan, seusai bertemu Syekh Sudais dan Syekh Khalid al Humady, Anies diundang untuk iftar atau berbuka puasa di Masjidil Haram. Ruangan berbuka puasa itu adalah tempat khusus para imam, ulama, dan pengurus Masjidil Haram berbuka.

"Jarang ada undangan yang bisa berbuka di ruangan tersebut," ujarnya, Kamis (8/6/2017).

Usai berbuka dan salat magrib, ‎Anies dan istri, Fery Farhati Ganis diantar untuk mencium hajar aswad. Anies dan Fery dikawal oleh sejumlah askar (satuan pengaman) untuk bisa mencium hajar aswad.

Tak hanya itu, Anies dan Fery juga diberi kesempatan untuk bisa salat sunat dua rakaat tepat di samping kakbah. ‎

"Pak Anies bahkan tiga kali mencium hajar aswad," tambahnya‎.

Anies kemudian diajak untuk menuju ke salah satu area di Masjidil Haram untuk melaksanakan salat tarawih.‎ Area itu merupakan area khusus keluarga kerajaan, pejabat negara, dan ulama.

"Tempatnya tidak jauh dari area sai," ujar Naufal.

Saat di area itu, Anies kemudian bertemu dengan Wali Kota Mekkah Osama al Bar. Kepada Anies, Osama mengaku kalau kakeknya adalah orang Indonesia dari Palembang. Bahkan ibunya pun masih mengaku dari Palembang.

"Kepada Pak Anies, Wali Kota bercerita kalau keluarganya masih banyak di Palembang," terangnya.

Anies kemudian mengikuti salat tarawih dari pukul 20.30 hingga 23.30 waktu setempat. Sebanyak 23 rakaat. Saat berbicara, diketahui ada sekitar muktamirin (jamaah umrah) yang datang mencapai 8,1 juta. Jauh lebih banyak dari masa haji yang normalnya 4 juta orang.

Anies, lanjut Naufal, merasa beruntung dari 8,1 juta orang yang datang mendapatkan banyak kesempatan. Bahkan bisa bertemu tiga imam besar di Masjid Quba, Nabawi, dan Masjidil Haram.

"Padahal Pak Anies hanya datang untuk niat umrah dan tidak menyangka disambut meriah," ujar dia. ‎(icl)

tag: #anies-baswedan  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Semar Institut: Kritik Adalah Hak Demokratis, tetapi Membubarkan Diskusi Bukan Tradisi Intelektual

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 16 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Semar Institut, Tunjung Budi, menyayangkan tindakan sejumlah mahasiswa yang membubarkan forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ...
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...