JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Pengamat politik dari Lingkar Madani Indonesia (Lima) Ray Rangkuti mengaku kecewa dengan sikap plin-plan PAN soal Pansus Angket KPK.
Kekecewaan itu, ungkap Ray, lantaran PAN mengirimkan utusannya ke Pansus Angket KPK. Padahal sebelumnya, lanjut dia, partai tersebut lantang menolak pembentukan hak angket KPK.
"Awalnya gagah perkasa menolak hak angket, tiba-tiba seniornya disebut langsung berubah 180 derajat," sindir Ray di Jakarta, Senin (12/06/2017).
Menurutnya, perlawanan terhadap korupsi tidak membutuhkan sikap yang labil.
"Penolakan terhadap korupsi itu enggak butuh sikap mencla mencle. dan sikap pro anti korupsi enggak butuh perhatian, karena itu sikap pro berbangsa. oleh karena itu butuh konsistensi," sindir dia.
Ray juga menyoroti sikap sejumlah partai politik yang kekuasaannya dianggap terlalu melampaui kewenangannya.
"Partai-partai ini terlalu banyak kekuasaannya di negeri ini. Kalau dengan kewenangan kekuasaan politik, semua komisi-komisi ini bisa diangket oleh mereka. Ujung-ujungnya semua bisa diangket oleh DPR," tutup dia.(yn)