Jakarta
Oleh Alfian Risfil pada hari Selasa, 13 Jun 2017 - 14:06:50 WIB
Bagikan Berita ini :

Anies-Sandi Dijatah Rp 1 Triliun Buat Jalankan Programnya, Pimpinan DPRD Geram

35Muhammad-Taufik2.jpg
Muhamad Taufik (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Pemprov DKI hanya memberikan Rp 1 trilun untuk pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno untuk menjalankan program kerja pada APBD 2018. Keputusan membuat Wakil Ketua DPRD DKI Mohamad Taufik meradang.

Taufik menyatakan, angka tersebut sangat tidak rasional karena 2018 pasangan yang diusung Gerindra-PKS itu menjalankan penuh roda pemerintahan. Bahkan, itu sama saja telah mengkhianti warga Jakarta.

"Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Sekretaris Daerah Provinis (Sekdaprov) DKI jangan melawan amanat rakyat," kata Taufik saat dihubungi, Selasa (13/6/2017).‎

Dia menjelaskan, Rancangan Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2018 harus diberikan kepada Anies-Sandi karena sudah sesuai dengan ketentuan. Apalagi, kedepan roda pemeritahan merupakan tanggungjawab keduanya, sehingga tidak ada yang bisa menghalangi. ‎

"Jangan melawan amanat rakyat. Kembalikan, RKPD 2018 berdasar RPJMD 2017-2022, di sana terdapat visi-misi Anies-Sandi secara utuh," tegas dia.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra DKI itu menambahkan, sudahlah fase lalu pemerintahan Ahok-Djarot selesai. Karena itu, filosofi Gubernur-Wakil Gubernur DKI berbeda dalam hal menjalankan pemerintahan.

"Jangan aneh-aneh dah Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Masak, tidak mengerti aturan sih," tegas dia.

"Sudah berulang kali saya jelaskan soal aturan itu RKPD dan RPJMD masak tidak mengerti juga," sesal Taufik.(yn)

tag: #aniessandi  #dki-jakarta  #dprd-dki  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...