
NUNUKAN (TEROPONGSENAYAN)--Bank Indonesia (BI) melakukan sosialisasi uang pecahan baru di daerah perbatasan Indonesia-Malaysia di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara). Pasalnya, warga di sana banyak yang belum mengetahui uang yang diterbitkan pada 2016 itu.
"Kami perkirakan masyarakat perbatasan di Kabupaten Nunukan yang mengetahui sudah ada uang baru emisi 2016 baru sekitar 60 persen," kata staf Pengawasan Sistem Pembayaran BI Kaltara Jazali Abdul Halim di Nunukan, Jumat (16/6/2017).
Oleh karena itu, BI secara intensif melakukan sosialisasi bersamaan dengan proses penukaran uang baru di depan kantor BNI 46 Cabang Nunukan, saat masyarakat di daerah itu menyiapkan Idul Fitri 1438 Hijriah dengan menukarkan uang lama.
Ia menambahkan, masyarakat perbatasan perlu mengetahui jenis-jenis pecahan uang baru emisi 2016, agar tidak mengalami kesulitan saat bertransaksi. BI mengantisipasi keinginan masyarakat dengan mengedarkan uang baru pecahan Rp 2.000, Rp 5.000, Rp 10.000, dan Rp 20.000 yang pada bulan puasa ini jumlah transaksinya sangat tinggi.(yn/ant)