Jakarta
Oleh Alfian Risfil pada hari Kamis, 03 Agu 2017 - 15:01:03 WIB
Bagikan Berita ini :

Penghuni Rusun Nunggak, Sekda DKI: Hidup Ini Tidak Gratis

30Saefullah-Sekda-ok.jpg
Saefullah (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Para penghuni rumah susun (Rusun) memiliki tunggakan Rp 32 miliar, sejak Januari-Juni 2017, lantaran tak mampu membayar sewa.

Hal tersebut sebagaimana temuan di lapangan dari Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman DKI Jakarta. Para penghuni rusun pun akan diberi peringatan atas hal itu.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah mengingatkan penghuni Rusun untuk memenuhi kewajibannya itu.

"Hidup ini tidak bisa semua gratis. Orang hidup harus kerja. Yang di rumah susun harus kerja. Ini sudah murah sekali," kata Saefullah di Balaikota DKI, Jakarta, Kamis (3/8/2017).

Dijelaskan Saefullah, hasil survei pihaknya ke rusun, 93 persen penghuninya sudah memasuki usia produktif, sehingga masih dapat membayar rusun yang menurut Saefullah terbilang murah.

"300 ribu ada kelas-kelasnya. Kalau dia ngerokok satu bungkus Rp 22 ribu. 10 hari Rp 660 ribu lebih. Rokoknya dikurangin. Saya tidak setuju kalau (tunggakan) dihapus. Ini konsekuensi perjuangan hidup," ucap Pelaksana Harian Gubernur itu.(yn)

tag: #dki-jakarta  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Semar Institut: Kritik Adalah Hak Demokratis, tetapi Membubarkan Diskusi Bukan Tradisi Intelektual

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 16 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Semar Institut, Tunjung Budi, menyayangkan tindakan sejumlah mahasiswa yang membubarkan forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ...
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...