Berita
Oleh Sahlan pada hari Jumat, 25 Agu 2017 - 10:13:50 WIB
Bagikan Berita ini :
Radikalisme Ada di Semua Agama

Romy Ingatkan Bahaya Radikalisme Berkedok Agama

80romi.jpg
Romahurmuziy (Sumber foto : Dok/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Ketua Umum PPP Romahurmuziy menilai, radikalisme bermotif agama sangat berbahaya. Terlebih iming-imingnya adalah masuk surga.

"Padahal, semua orang yang beragama tentu merindukan surga," kata Romahurmuziy, Jumat (25/8/2017).

Akibatnya, ujar politikus yang biasa disapa Romy itu, agama sendiri dianggap paling benar, dan hal itu berdampak sangat mengerikan. Pasalnya, semua orang bisa melakukan kekerasan atas nama agama.

Romy menegaskan, radikalisme ada di semua agama. "Misal dalam agama Hindu ada kelompok radikal Rashtriya Swayamsevak Sangh (RSS), yang menyerang pertemuan ibadah Minggu di Karnataka, India pada 3 Maret 2012," ungkap dia.

Kelompok Rashtriya Swayamsevak Sangh (RSS) itu pada tahun 2014 melakukan pemaksaan kepada ratusan penganut Kristen dan Islam di Agra untuk pindah ke agama Hindu.

Kemudian, lanjut Romy, kelompok Kristen Radikal Amerika Serikat Timothy Veigh. Mereka pernah melakukan pengeboman Oklahoma City pada 19 April 1995.

Sebanyak 168 orang dilaporkan tewas dengan 2300 kilogram bahan peledak itu. Lalu, ada juga gerakan Yahudi radikal yang melakukan penyerangan terhadap warga Palestina. Gerakan Yahudi itu berdalih untuk kepentingan negara Israel.

"Jutaan warga Palestina terusir dari tanah airnya dan korban tewas tak terhingga sejak zionis melakukan teror sejak 1948," ucapnya.

Selain itu, radikalisme Buddha yang dipimpin oleh Biksu Aishin Wirathu. Kelompok itu dilaporkan memutilasi 20 juta pelajar muslim. Tak hanya itu, mereka juga membuat ribuan kaum Rohingya terusir dari Myanmar dan melakukan eksodus.(yn)

tag: #ppp  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement