
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--DPRD DKI mendesak Dinas Pendidikan DKI segera mengalokasikan anggaran pembelian meubelair dalam APBD 2018. Sebab, mayoritas kursi dan meja sekolah-sekolah di Ibukota kini sudah tidak layak pakai.
Anggota Komisi E DPRD DKI Dwi Ratna mengatakan, pengadaan meubelair begitu mendesak terutama untuk 102 sekolah tingkat SD, SMP dan SMA yang pada tahun ini direhab total.
"Kasihan gedung sekolahnya bagus tapi kursi dan meja siswa reyot. Jangan sampai ada siswa belajar menggunakan tikar duduk lesehan di lantai," kata Ratna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (5/10/2017).
Menurut Ratna, semestinya saat merancang rehab sekolah, Dinas Pendidikan juga sekaligus menganggarkan pembelian meubelair.
"Tidak seperti sekarang. Siswa dipaksa menggunakan meubelair usang dan tidak layak," tegas politisi asal Fraksi Gerindra DKI ini.
Diketahui, sebelumnya Komis E DPRD bersama jajaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta meninjau pengerjaan pembangunan rehab total gedung SDN 03 Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (3/10/2017) kemarin.
Kepala Disdik DKI Jakarta, Sopan Andrianto menyatakan, tahun ini pihaknya sedang merenovasi sebanyak 102 sekolah di Ibukota.
Selajutnya, pengerjaan pembangunan sekolah-sekolah tersebut ditargetkan rampung pada 20 Desember 2017.(yn)