DPRD DKI Tak Setuju Anies-Sandi Hapus PMD di 5 BUMD
Oleh Alfian Risfil pada hari Selasa, 14 Nov 2017 - 15:59:55 WIB

Bagikan Berita ini :

50Triwisaksana-dprd-dki.jpg
Sumber foto : Istimewa
Triwisaksana

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--DPRD DKI mengkritik usulan Pemprov DKI untuk menghapus penyertaan modal daerah (PMD) pada lima BUMD untuk mensiasati defisit anggaran.

Wakil Ketua DPRD DKI Triwisaksana meminta Gubernur dan Wagub DKI, Anies-Sandi kembali mengkaji usulan tersebut. 

"Tugas komersial dan public services itu beda di BUMD. Apa dampaknya kalau BUMD sektor pangan minta kerja sama dengan swasta. Apakah tidak bisa nanti dalam tanda petik sektor pangan, dikontrol oleh swasta," kata Triwisaksana dalam rapat revisi Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2018 di Gedung DPRD DKI, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (14/11/2017).

Sani, panggilan akrab Triwisaksana tidak setuju bila BUMD yang menangani pangan tidak diberi anggaran PMD. Menurutnya, PMD sangat penting untuk mendukung ketahanan pangan warga di Ibu Kota.

Sebelumnya, Pemprov DKI mengusulkan cara untuk menutupi kekurangan anggaran RAPBD 2018 sebesar Rp 2,5 triliun. Caranya yaitu tidak menganggarkan anggaran pada lima BUMD.

"Setelah berkoordinasi dengan Gubernur dan Wagub Rp 2,5 triliun kekurangannya sepakat kita untuk mengurangi PMD. Sehingga untuk BUMD Jakarta Tourisindo, PD Dharma Jaya, Food Station, PD Pembangunan Sarana Jaya, dan Askrida, ini atas arahan Pak Gubernur, di-nol-kan semua," kata Sekda DKI Saefullah.(yn)

tag: #dki-jakarta  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING