Jakarta
Oleh Ferdiansyah pada hari Selasa, 21 Nov 2017 - 13:04:26 WIB
Bagikan Berita ini :

Sandi Bantah Daging Murah Bagi Pemegang KJP Dihapus

26Sandiaga-Wagub.jpg
Sandiaga Uno (Sumber foto : Alfian Risfil/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno membantah program daging murah bagi pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) dihapus.

Hal itu menyusul dicabutnya Penyertaan Modal Daerah (PMD) untuk PD Dharma Jaya sebagai pelaksana program tersebut.

"Oh nggak, saya sudah perintahkan itu. Ini perlu diklarifikasi. Itu langsung jalan. Jadi nggak ada, tetap pangannya itu nggak ada jeda," ujar Sandiaga saat dikonfirmasi soal imbas pencabutan PMD untuk PD Dharma Jaya di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (21/11/2017).

Menurut Sandiaga, pencabutan PMD ini sudah dibahas bersama pihak PD Dharma Jaya. Dia mengklaim sudah dibicarakan juga solusinya.

"Waktu lagi pembahasan kemarin kan ada pertanyaan mengenai KJP. Bantuan kami untuk pangan nggak ada jedanya. Kita ambilkan dari sumber yang sudah berjalan sekarang," kata dia.

Direktur Utama PD Dharma Jaya Marina Ratna Dwi Kusumajati bahkan disebut menyetujui pencabutan PMD. Menurut Sandiaga, Marina sendiri memastikan keputusan itu tidak mengganggu kebijakan yang sudah ada.

"Bu Rina sudah sampaikan nggak mengganggu tupoksinya. Kemarin itu untuk potong ayam (TPA). Jadi kalau teman-teman bedah kebutuhan dananya untuk itu," terang Sandiaga.

Saat dimintai tanggapan pencabutan PMD pagi tadi, Marina berharap agar Pemprov DKI segera memberikan solusi. Menurut dia, satu-satunya solusi yakni Public Service Obligation (PSO).

Sandiaga pun merespons harapan PD Dharma Jaya."Nanti kita carikan sumber dana dari tempat lain dengan konsep B to B (bisnis to bisnis)," pungkasnya.(yn)

tag: #dki-jakarta  #sandiaga-uno  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Tujuh Indikator Pelemahan Ekonomi dan Tantangan Pertumbuhan.

Oleh Tim Teropong Senayan
pada hari Sabtu, 05 Apr 2025
Situasi perekonomian Indonesia saat ini menunjukkan berbagai tanda pelemahan yang menghambat pertumbuhan ekonomi. Setidaknya terdapat tujuh indikator utama yang menggambarkan kondisi ini: 1. ...
Jakarta

Rupiah Terus Melemah: Apa yang Bisa Dilakukan?

Jakarta, 25 Maret 2025-Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali mengalami tekanan signifikan. Hari ini, rupiah telah mencapai Rp16.549 per dolar AS, bahkan sempat menyentuh Rp16.639 di pasar ...