Ternyata, Pengadaan Lift Rumah Gubernur Dirancang di Era Djarot
Oleh Ferdiansyah pada hari Jumat, 26 Jan 2018 - 07:38:31 WIB

Bagikan Berita ini :

40djarot.jpg
Sumber foto : Istimewa
Djarot Saiful Hidayat

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Wakil Ketua DPRD Fraksi Gerindra M Taufik mengatakan pengadaan lift di rumah dinas gubernur DKI Jakarta sudah dirancang sejak era Djarot Saiful Hidayat.

"Itemnya kan puluhan ribu. Ini zamannya Djarot, salahin, (rencana lift) sebelum Anies dilantik," ujar Taufik, Kamis (25/1/2018).

Menurut Taufik, pihak yang paling bertanggung jawab terkait hal ini adalah Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) DKI Jakarta.

Baca: Ternyata, Biaya Perjalanan Dinas Rp1,5 Juta Dibuat Rezim Ahok

“Ini APBD kan dari sejak sebelum Agustus, kan sebelum Agustus dimasukkan. Saya kira itu ya Citata. Kalau menurut saya batalin aja. Yang begitu kan banyak yang enggak tahu,” ucapnya.

Baca: Ternyata Sehari Sebelum Lengser, Djarot Tandatangani Kenaikan Dana Parpol

Untuk itu, Taufik meminta jangan menyalahkan Anies. Karena rancangan anggaran telah ada jauh sebelum Anies dilantik.

"Ya enggak bisa begitu gubernur. Ya udah kamu salahin aja Citata. APBD itu dimasukkan sebelum Pak Anies dilantik, bulan Juni itu," ujarnya.

Taufik juga mengatakan pengadaan lift terlalu mengada-ada. Maka dari itu ia juga mendukung langkah Anies untuk menghapuskan rencana pemakaian lift di rumah dinas gubernur DKI tersebut.

"Batalin aja. Enggak ada itu mesti pakai lift, orang rumahnya itu cuma dua lantai. Cuma difabel mau naik ke mana, ruang tamunya ramah difabel," ujarnya.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengaku kaget terkait adanya anggaran pemasangan lift di rumah dinasnya yang berada Menteng, Jakarta Pusat.

Anies pun langsung melaporkan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov DKI Jakarta, Saefullah terkait kejanggalan ini. Anies juga meminta untuk menghapus anggaran pengadaan lift di rumah dinas.

"Kami enggak butuh renovasi dan enggak (perlu) dilaksanakan," tandas Anies. (icl)

 

tag: #dki-jakarta  #dprd-dki  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca TeropongSenayan Yth

Dua pasangan calon (paslon) Pilpres 2019 telah mendaftar ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI di Jakarta, Jumat (10/8/2018). Kedua paslon itu adalah Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Jokowi-Maruf didukung oleh sembilan partai. Yakni PDIP, Partai Golkar, Nasdem, Hanura, PPP, PKB, PSI,Perindo, dan PKPI. Sedangkan Prabowo-Sandiaga didukung oleh empat partai. Yakni Partai Gerindra, PAN, PKS, dan Demokrat.

Dua cawapres, yakni Maruf Amin dan Sandiaga Uno disebut-sebut turut menentukan kemenangan sang capres pada 2019 nanti. Tentu, baik Maruf maupun Sandiaga memiliki kelebihan masing-masing, yang akan diekplorasi habis-habisan guna menarik simpati pemilih.

Nah, jika pilpres dilaksanakan hari ini, siapa yang akan Anda pilih:

  • 1.Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2.Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
LIHAT HASIL POLING