Bernyali Hentikan Reklamasi, Amien Hujani Anies Pujian
Oleh alfian pada hari Minggu, 11 Feb 2018 - 18:05:15 WIB

Bagikan Berita ini :

97amiendananies.jpg
Sumber foto : ist
Tokoh reformasi Amien Rais (nomor dua dari kiri) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (nomor empat dari kiri)

 

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Tokoh reformasi Amien Rais memuji sikap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang bernyali menghentikan megaproyek reklamasi di Teluk Jakarta.

Menurut Amien, proyek reklamasi merupakan salah satu isu yang menjadi perhatian tidak hanya warga Ibu Kota tetapi juga seluruh rakyat Indonesia.

"Isu yang paling menonjol di Negeri ini adalah apakah reklamasi Jakarta lanjut atau ditutup?. Beliau (Anies) dengan senyum dan tenang dalam menjawabnya," ujar Amien di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Minggu (11/2/2018).

"Jawabnya (Anies) sampai sangat jauh sekali, yaitu ditutup reklamasi itu," ucap Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN)

Setelah memuji Anies, Amien kemudian menyindir salah satu menteri di Kabinet Kerja Jokowi-JK, yang begitu getol menentang sikap Anies terkait reklamasi.

Namun, Amien enggan menyebut nama menteri yang dimaksud. "Itu menteri yang kadang-kadang pasang wajah angker di TV, saya lupa namanya, yang akan meneruskan (reklamasi), beliau mengatakan, 'Kita tunggu sampai ke mana (sikap) dia gubernur baru'," kata Amien menirukan sang Menteri.

Diketahui, beberapa waktu lalu, Gubernur Anies bersurat ke Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil untuk membatalkan sertifikat hak guna bangunan (HGB) pulau reklamasi yang telah diterbitkan kepada pengembang.

Anies menyebut ada banyak kecacatan administrasi dalam penerbitan sertifikat HGB itu. Anies juga mempertanyakan cepatnya proses penerbitan HGB Pulau D, salah satu pulau hasil reklamasi yang sudah dibangun di pantai utara Jakarta.(plt)

 

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING