Agar Tak Rebutan Penumpang, Angkot M-44 Disarankan Gabung Ok Otrip
Oleh Alfian Risfil pada hari Selasa, 13 Feb 2018 - 13:56:19 WIB

Bagikan Berita ini :

68Angkot-44.jpg
Sumber foto : Istimewa
Ilustrasi

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Kepala Humas PT Transjakarta, Wibowo meminta agar sopir Angkot M-44 jurusan Kampung Melayu-Karet Kuningan bergabung dengan program Ok Otrip.

"Mungkin opsi yang bisa ditawarkan adalah bergabung dengan Ok Otrip," ujar Wibowo ketika dihubungi, Jakarta, Selasa (13/2/2018).‎

Sopir Angkot M-44 jurusan Kampung Melayu-Karet Kuningan sebelumnya meminta pengurangan armada bus transjakarta jurusan Kampung Melayu-Tanah Abang.‎

Bahkan, mereka menggelar aksi menutup jalur transjakarta di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (12/2/2018) kemarin. ‎

Dalam aksinya, kendaraan massal transjakarta itu dinilai terlalu banyak sehingga berakibat pada omzet angkot yang menurun drastis.

Menurut Wibowo, penggabungan trayek M-44 dengan Ok Otrip akan membuat Dishub DKI mengambil langkah lanjutan, yakni membuat rute baru untuk trayek M-44.

Sehingga, M-44 tak perlu lagi bersaing berebut penumpang dengan Transjakarta, tetapi menjadi penghubung antara Transjakarta dan pemukiman warga.

"Ini nanti akan dirapatkan lagi, tetapi yang pasti transjakarta akan beroperasi seperti biasa," ucap Wibowo.(yn)

tag: #dki-jakarta  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca TeropongSenayan Yth

Dalam beberapa hari terakhir, teror bom mengguncang Tanah Air. Rakyat, pemerintah, dan aparat kaget, terkejut dan terkesima. Marah, kesal, cemas, was-was serta ekspresi sejenis muncul bersamaan.

Harapan akan segera terbitnya revisi UU Anti Terorisme menyeruak di tengah perbincangan publik. Polemik pun turut menghangatkan harapan itu.

Bagaimana pandangan Anda tentang penerbitan revisi UU Anti Terorisme :

  • Perlu, segera terbit
  • Dibahas dan dikaji terlebih dulu
  • Tidak perlu
LIHAT HASIL POLING