Soal Cawapres Jokowi, JK: Biar Yang Muda-muda
Oleh ferdiansyah pada hari Selasa, 13 Feb 2018 - 15:08:13 WIB

Bagikan Berita ini :

62jokowijk.jpg
Sumber foto : ist
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla

 

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan dia mempertimbangkan faktor usia untuk kembali mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengikuti pemilihan presiden 2019 sebagai calon wakil presiden.

"Ya kan saya sudah katakan, saya ini mempertimbangkan juga dari segi umur, biar yang muda-muda," katanya di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Ia memperkirakan Jokowi akan kembali mengikuti pencalonan presiden untuk pemilihan umum 2019 dan menyatakan dia siap mendukungnya.

"Pak Jokowi kan masih muda dibandingkan saya, ya otomatis Beliau akan maju. Ya tentu kita mendukung Beliau, bagaimana caranya? Nanti kita lihat," katanya.

Sebelumnya, beredar tulisan wartawan senior John McBeth yang mengulas peluang Jusuf Kalla kembali digandeng Joko Widodo dalam Pemilihan Presiden 2019.

McBeth, yang mengklaim telah menghabiskan 11 tahun karirnya menulis mengenai politik Asia Tenggara termasuk Indonesia, mengaku mendapatkan konfirmasi dari sumber terdekat Jusuf Kalla bahwa tawaran untuk menjadi calon wakil presiden itu pernah ada.

Sebelum menjadi wakil presiden yang mendampingi Presiden Jokowi, JK menjadi wakil presiden selama satu periode pada masa kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono 2004 - 2009.(plt)

 

tag: #jokowi  #jusuf-kalla  #pilpres-2019  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING