Rencana Sandi Perbanyak Jalur Sepeda Dapat Dukungan
Oleh alfian pada hari Rabu, 14 Feb 2018 - 05:27:24 WIB

Bagikan Berita ini :

8komando.jpg
Sumber foto : alfian -TeropongSenayan
Ketua DPD Koalisi Muda Perindo (Komando) Jakarta Barat, Imam Akhirman (kiri)
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Rencana Pemprov DKI Jakarta untuk memperbanyak jalur sepeda di jalan protokol Ibu Kota mendapat dukungan dari berbagai kalangan.
 
Wacana ini mencuat setelah insiden tewasnya pesepeda Raden Sandy Syafiek (37) yang ditabrak mobil di Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan baru-baru ini.
 
Ketua DPD Koalisi Muda Perindo (Komando) Jakarta Barat, Imam Akhirman mengatakan, sudah saatnya Pemprov DKI memberi perhatian lebih kepada para pesepeda.
 
"Kendaraan ramah lingkungan dan menyehatkan seperti sepeda harus kita dukung. Saya setuju jalur sepeda diperbanyak," ujar Imam, Jakarta, Selasa (13/2/2018) malam.
Imam mengatakan, di tengah pencemaran udara dan polusi yang tinggi serta kemacetan lalu lintas di Jakarta, diperlukan lebih banyak orang beralih ke sepeda. "Saya kira, sepeda harus mulai dibudayakan di Jakarta," kata dia.
 
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu usulan dari komunitas pesepeda terkait penambahan jalur itu.
 
"Komite Sepeda Indonesia (KSI) sudah mengajukan rencana untuk memulai kembali jalur sepeda. Saya sangat mendukung dan sekarang lagi digodok dan mereka akan menyampaikan. Karena ini harus bottom-up, harus dari komunitasnya," kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (13/2/2018).(plt)
tag: #dki-jakarta  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca TeropongSenayan Yth

Dalam beberapa hari terakhir, teror bom mengguncang Tanah Air. Rakyat, pemerintah, dan aparat kaget, terkejut dan terkesima. Marah, kesal, cemas, was-was serta ekspresi sejenis muncul bersamaan.

Harapan akan segera terbitnya revisi UU Anti Terorisme menyeruak di tengah perbincangan publik. Polemik pun turut menghangatkan harapan itu.

Bagaimana pandangan Anda tentang penerbitan revisi UU Anti Terorisme :

  • Perlu, segera terbit
  • Dibahas dan dikaji terlebih dulu
  • Tidak perlu
LIHAT HASIL POLING