
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Evaluasi tahap pertama sejak resmi masuk dalam program kerja pasangan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Uno akhir tahun 2017 lalu, jumlah peserta OK OCE (One Kecamatan One Center for Entrepreneurship) membludak.
Hingga kini, setidaknya sudah tercatat, ada sebanyak 9468 unit Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Ibu Kota yang telah mendaftarkan diri.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perdagangan (KUKMP) DKI Jakarta, Irwandi jelang rapat evaluasi bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (15/2/2018).
Kata dia, peserta pembinaan kewirausahaan terbanyak berada di wilayah Jakarta Timur dengan jumlah peserta mencapai 2177 unit UKM dan wilayah Jakarta Pusat dengan jumlah peserta mencapai 1825 unit UKM dan wilayah Jakarta Pusat Selatan dengan jumlah UKM terdaftar mencapai 1105 unit.
Sedangkan wilayah Jakarta Barat, lanjut dia, peserta OK OCE hanya sebanyak 476 unit UKM, tidak berbeda jauh dengan wilayah Jakarta Utara yang mencapai sebanyak 468 unit UKM.
"Ketiga wilayah itu masuk dalam tahap dua OK OCE, mereka yang terdaftar akan diundang untuk mengikuti pelatihan di kecamatan masing-masing wilayah. Selanjutnya akan dibimbing untuk permodalan dari perbankan," ungkapnya.
Tidak hanya lewat pendaftaran langsung, pendaftaran OK OCE menurutnya, juga telah dibuka lewat online, yakni lewat situs okoce.me.
Tercatat ada sebanyak 2366 unit UKMyang tersebar dari seluruh wilayah DKI Jakarta.
"Evaluasi sekarang juga membahas tentang pendaftaran peserta OK OCElewat website, hasilnya bagus, baru dibuka sudah lebih dari 2000 UKM yang mendaftar. Mereka yang daftar online selanjutnya akan dihubungi pendamping masing-masing kecamatan untuk mengikuti pelatihan," tambahnya.
Oleh karena itu, dirinya berharap agar masyarakat dapat bergabung dan mendaftarkan diri secara online. Sehingga, proses perekrutan tidak terpusat di kecamatan dan tahapan pelatihan dapat segera dilakukan.
"Masyarakat diharapkan dapat mendaftarkan diri lewat website, apabila belum ada yang tahu bisa menghubungi pendamping (OK OCE) di kecamatan. Karena apa, kan datanya bisa langsung diakses-real time, jadi biar progres pelatihan bisa langsung jalan," tandasnya.(plt)