Berita
Oleh mandra pradipta pada hari Selasa, 24 Apr 2018 - 10:43:28 WIB
Bagikan Berita ini :

Bertemu SBY, Manuver PKS Dapatkan Cawapres Prabowo

23prabowosohibul.jpeg.jpeg
Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Presiden PKS Sohibul Iman (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Pengamat Politik dari Universitas Padjajaran Idil Akbar menilai, saat ini PKS tengah memainkan manuver untuk meningkatkan daya tawar dengan Partai Gerindra.

Jadi tak heran, ujar dia, bila Presiden PKS Sohibul Iman sangat antusias untuk bertemu Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membahas perkembangan Pilpres 2019.

"Itu sebagai manuver lewat jalin komunikasi," kata Idil saat dihubungi di Jakarta, Selasa (24/4/2018).

Lebih jauh, Idil menyatakan, saat ini politik pragmatis jauh lebih kuat untuk bisa mengalahkan Joko Widodo di Pilpres 2019.

Karena bagaimana pun, peluang terbentuknya poros ketiga masih mungkin terjadi bila Gerindra tidak memilih sembilan kader PKS untuk menjadi cawapres Prabowo Subianto.

Terlebih, nama calon capres dan cawapres seperti Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Gatot Nurmantyo, hingga Anies Baswedan bisa menjadi kuda hitam bagi Pilpres 2019 mendatang.

"Keputusan pragmatis akan diambil," pungkasnya.(plt)

tag: #pks  #partai-gerindra  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Putusan MK Soal Sisa Kuota Internet, Wakil Ketua Komisi I: Berikan Perlindungan Lebih Kuat Kepada Hak Konsumen

Oleh Fath
pada hari Minggu, 26 Jul 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memerintahkan agar kuota internet yang sudah dibeli bisa dipakai ...
Berita

Pekerja Migran Indonesia Jadi Korban TPPO, Dijanjikan Kerja di Turki Berujung ke Libya

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Polda Metro Jaya mengungkap dugaan tindak pidana perdagangan orang atau TPPO dengan modus pemberangkatan calon pekerja migran Indonesia secara nonprocedural. Para korban ...