PDI-P Siap Perjuangkan Alokasi APBN 2019 Untuk Pembangunan SDM
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Rabu, 16 Mei 2018 - 20:15:35 WIB

Bagikan Berita ini :

38IMG-20180508-WA0004.jpg.jpg
Sumber foto : Bachtiar
Darmadi saat menerima pengaduan warga RW 09 Kampung Rawa Malang Cilincing, Jakarta Utara diterima di Fraksi PDI-P DPR, Senayan Jakarta, baru-baru ini.

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Fraksi PDI-P DPR RI, Darmadi Durianto menegaskan, partainya mendukung penuh rencana kebijakan Presiden Jokowi yang akan fokus mengalokasikan sebagian dana APBN 2019 untuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

Bahkan, Darmadi mengaku, wakil rakyat Partai Banteng di Senayan akan menjadi motor dalam menginisiasi agar APBN 2019 setidaknya dinaikkan.

"PDIP akan perjuangkan APBN 2019 untuk naik sesuai arahan Presiden, sebab di 2019 kita akan konsen dalam pengembangan SDM," kata Anggota Komisi VI DPR itu di Kompleks Parlemen Jakarta, Rabu (16/05/2018).

Namun demikian, Bendahara Megawati Institute ini mengatakan, dibalik rencana Presiden Jokowi tersebut sangat disesalkan ketika ada lembaga Kementerian yang terlihat tidak sejalan dengan keinginan Presiden.

"Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dilain sisi malah mau mengurangi anggaran untuk pengembangan SDM. Kita meminta agar Bappenas jangan mengusulkan penurunan anggaran fungsi pendidikan di Kementerian Koperasi dan UKM, misalnya. Karena hal itu tidak sesuai arahan Presiden dan tidak sejalan dengan Nawacita Presiden juga," tegas Darmadi.

Menurutnya, jika anggaran pengembangan SDM di Kemenkop dikurangi, maka akan ada dampak yang cukup serius. Bisa saja rencana presiden soal pengembangan SDM di 2019 akan sedikit terhambat.

"Salah satu dampaknya bisa menurunkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Rasio kewirausahaaan akan menurun, dan penyerapan tenaga kerja, serta UKM akan terhambat untuk naik kelas. Karena kan tumbuhnya wirausaha akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja. Padahal dari mikro ke menengah, dan besar. Diperlukan pelatihan dan sertifikasi kompetensi," pungkasnya. (Alf)

tag: #pdip  #jokowi  

Bagikan Berita ini :

Tanggapan Anda atas berita ini?
TSPOLING

Pembaca teropongsenayan.com yth.

Polemik Ratna Sarumpaet, dalam waktu sekejap, membuka mata-telinga dan mengejutkan banyak kalangan. Termasuk mata dan telinga para politisi.

Setelah polisi membuktikan kebohongan Ratna, dan yang bersangkutan juga mengaku berbohong, polemik pun semakin kencang. Di sisi lain, beberapa kalangan menengarai polemik kebohongan Ratna berimplikasi terhadap elektabilitas pasangan calon (paslon) peserta Pilpres 2019. Yakni Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Anda, seperti apa dampak dari implikasi tersebut:

  • 1. Berpengaruh positif terhadap Joko Widodo-Maruf Amin
  • 2. Berpengaruh positif terhadap Prabowo Subianto-Sandiaga Uno
  • 3. Tidak berpengaruh terhadap masing-masing paslon
LIHAT HASIL POLING