Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Minggu, 19 Agu 2018 - 10:09:58 WIB
Bagikan Berita ini :

Mantan Sekjen PBB Meninggal, Menlu Retno Sampaikan Belasungkawa

69kofi_annan.jpg.jpg
Kofi Annan (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mewakili pemerintah dan rakyat Indonesia telah menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya mantan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Kofi Annan di usia 80 tahun.

"Sosok Kofi Annan yang sangat peduli dan pemikirannya yang maju, tentu akan selalu kita kenang. Beristirahatlah dalam damai, Pak Annan," kata Menlu Retno dalam pernyataan resmi di Jakarta, Sabtu (18/8/2018) malam.

Berdasarkan keterangan resmi dari Yayasan Kofi Annan, mantan sekjen PBB ke-7 dan orang Afrika berkulit hitam pertama yang menjabat posisi itu telah meninggal dengan tenang setelah menderita sakit ringan dan mendapatkan perawatan di sebuah rumah sakit di Bern, Swiss.

Annan telah beberapa tahun tinggal di Jenewa, Swiss, setelah purnatugas dari jabatannya sebagai sekjen PBB.

"Saya kehilangan seorang teman dan mitra dalam membahas berbagai isu internasional, dan saya telah belajar banyak dari Kofi Annan tentang perdamaian dan kemanusiaan," kata Retno.

Penerima Nobel Perdamaian pada 2001 tersebut telah menjalin komunikasi yang intensif dengan Mnelu Retno dalam kapasitasnya sebagai utusan khusus internasional yang dipilih otoritas Myanmar pada 2017 untuk menjadi penengah dalam menyelesaikan konflik yang menimpa etnis Rohingya di Negara Bagian Rakhine.

Annan juga pernah mengunjungi Indonesia sebagai salah satu pembicara kunci dalam Bali Democracy Forum (BDF) ke-9, sebuah pertemuan tahunan yang digagas Indonesia untuk memajukan demokrasi dan perdamaian di dunia.

Dalam pidato kuncinya, Annan memuji semboyan Bhinneka Tunggal Ika Indonesia sebagai contoh yang baik bagi dunia karena mampu menyatukan beragam etnis, budaya dan bahasa dalam sebuah persatuan.

"Saya berterima kasih kepada Indonesia karena menempatkan pluralitas dan kemajemukan sebagai landasan yang penting untuk persatuan," kata dia dalam pembukaan BDF ke-9 di Nusa Dua, Bali, Desember 2016, yang juga dihadiri Presiden Joko Widodo.

Annan kembali berkunjung ke Indonesia sebagai salah satu pembicara dalam kegiatan AdAsia 2017 di Nusa Dua, Bali. AdAsia 2017 merupakan konferensi periklanan yang diselenggarakan Asian Federations of Advertising Association (AFAA) yang membahas berbagai isu mengenai perkembangan industri pemasaran dan periklanan di wilayah Asia Pasifik.(yn/ant)

tag: #pbb  #kemenlu  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I: Mau Dibawa ke Mana TVRI?

Oleh Bachtiar
pada hari Kamis, 28 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota Komisi I DPR RI Sukamta menyesalkan sikap Dewan Pengawas (Dewas) TVRI yang tetap memilih Direktur Utama (Dirut) TVRI baru-baru ini. Untuk diketahui, Iman ...
Berita

Menteri PPN: Bali Akan Dibuka Kembali Untuk Wisatawan Juli Mendatang

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso manoarfa mengatakan bahwa pemerintah akan membuka kembali aktivitas bisnis di Bali untuk menarik minta wisatawan ke sana, ...