Berita

Kacau, Bonus Atlet Para Asian Games Dipotong

Oleh Mandra Pradipta pada hari Selasa, 23 Okt 2018 - 13:49:36 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

76l-20181013114606joko-500x300.jpg.jpg

Presiden Jokowi bersama para altlet difabel, pelatih dan asisten pelatih di Stadion Madya GBK Jakarta. (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih menolak adanya dana kontribusi sebesar 30 persen dari bonus atlet Asian Para Games 2018 kepada Komite Paralimpiade Nasional atau National Paralympic Committee (NPC) Indonesia. 

Menurutnya, kebijakan ini perlu dievaluasi karena sangat melukai para atlet yang telah berjuang untuk membela Merah Putih di kancah internasional.

"Pemotongan 30 persen atlet Asian Para Games harus dievaluasi. Saya tidak setuju, karena di KONI tidak ada pemotongan," kata Fikri di Jakarta, Selasa (22/10/2018).

"Ini melukai para atlet, biarkan mereka merencanakan bonus yang didapat untuk merancang masa depan yang baik," tegas dia.

Diketahui, Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) NPC Indonesia mengatur pemotongan bonus yang didapatkan atlet dari pemerintah. Bahwa setiap atlet berkewajiban untuk memberikan 30 persen dari bonus yang ia terima kepada NPC.

Aturan kontribusi yang diklaim sudah lama ada itu mengemuka belakangan ini, seiring selesainya Asian Para Games 2018. Padahal, Asian Para Games menghasilkan prestasi yang luar biasa.

Dari target yang diberikan pemerintah tujuh besar, para atlet Indonesia sukses menduduki lima besar. 

"Perjuangan mereka ini harus kita apresiasi, jangan ada diskriminasi dan pemotongan terhadap atlet," jelasnya. (Alf)

tag: #asian-para-games-2018  #komisi-x  #dpr  

Bagikan Berita ini :