Jakarta
Oleh Bara Ilyasa pada hari Rabu, 07 Nov 2018 - 16:50:24 WIB
Bagikan Berita ini :

Tarif MRT Jakarta Berdasarkan Jarak Tempuh

9420181106_131729.jpg.jpg
Anies dan Jokowi saat melakukan uji coba MRT, Jakarta Pusat, Selasa (6/11/2018). (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan tarif Mass Rapid Transit(MRT) nantinya akan dihitung berdasarkan jarak tempuh penumpang.

Dengan demikian, tarif MRT dipastikan tidak sama dengan TransJakarta (TJ) yang menyamaratakan tarif untuk semua tujuan.Tarif MRT akan bervariasi karena berdasarkan jarak tempuh.

Namun, keputusan mengenai tarif MRT masih dikaji terlebih dahulu setelah itu baru akan diumumkan secara resmi.

“Tarif MRT belum ada yangfixed,semua sedang dikaji menyangkut biaya, daya beli, dan kemauan untuk membayar (willingness to pay),serta kemampuan membayar,” ujar Anies di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (7/11/2018).

“Namun yang pasti, tarifnya akan bervariasi karena ditentukan dengan jarak tempuhnya, berbeda dengan TJ, stasiun-stasiun itu ada yang jaraknya tidak bulat, artinya kita tidak bisa mengatakan tarifnya X rupiah per kilo meter, nanti akan ada stasiun yang berjarak 1,3 kilometer atau 800 meter,” terang Anies.

MRT tahap I kini hampir rampung dan siap beroperasi tahun depan, mulai dari Lebak Bulus sampai Bundaran Hotel Indonesia (HI). Sementara itu MRT fase II rencananya akan dibangun mulai awal tahun depan. (Alf)

tag: #anies-baswedan  #pemprov-dki  #proyek-mrt  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
DD X Teropong Senayan
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Konsisten Tingkatkan Kualitas Layanan, Bank DKI Raih Kinerja Layanan Terbaik di Kategori BPD

Oleh windarto
pada hari Sabtu, 04 Jul 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Konsistensi Bank DKI dalam meningkatkan kualitas layanan kepada nasabahnya mendapatkan apresiasi sebagai pelayanan terbaik di kategori Bank Pembangunan Daerah (BPD) dari ...
Jakarta

Dirut PD Dharma Jaya: Jaminan Produk Halal Sangat Penting dalam Penjualan Produk Pangan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cimahi baru-baru ini mengungkap kasus pengoplosan daging celeng dengan daging sapi yang dijual ke masyarakat sebagai bakso dan ...