Berita

PDIP: Gambar Presiden Jokowi Raja, Jurus Baru Black Campaign

Oleh Sahlan Ake pada hari Selasa, 13 Nov 2018 - 18:35:38 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

95ini-alasan-pdip-berang-dengan-poster-jokowi-pakai-mahkota-di-jateng.jpg.jpg

Ilustrasi poster Jokowi ala raja (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PDI-P menegaskan bahwa atribut kampanye Jokowi ala raja yang masif beredar di Jawa Tengah merupakan modus black campaign gaya baru. 

“Atribut itu seolah mendukung kami, padahal bersifat black campaign. Dari aspek estetika, komunikasi politik, daya imajinasi, dan teknik kampanye, atribut bergambar PDI Perjuangan dan Pak Jokowi yang terpasang tersebut bukan kami. Ada pihak-pihak yang memalsukan APK tersebut. Kami yakin, atribut tersebut dipasang oleh pihak yang mau mendiskreditkan kami," kata Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto, di Jakarta, Selasa (13/11/2018).

Hasto mengatakan, apa yang terjadi dengan pemasangan poster tersebut tidak terlepas dari hasil survey yang selalu menempatkan PDI-P dengan elektabilitas tertinggi. 

Akibatnya, ada kekuatan-kekuatan tertentu yang mendowngrade PDI-P agar elektabilitas petahana turun. 

“Ini cara-cara yang tidak sehat dalam demokrasi," sesal Hasto.

Hasto pun mengucapkan terima kasih atas kerja cepat kader partai bersama dengan masyarakat yang melaporkan adanya APK liar tersebut dan kemudian menurunkan APK setelah berkoorsinasi dengan Bawaslu. 

"Kami juga sedang memertimbangkan langkah hukum atas pemasangan APK oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab tersebut," katanya.

Sekedar informasi, dalam poster tersebut, foto Jokowi disunting dengan gaya ala raja-raja Jawa. Dengan latar merah dan lambang banteng ala PDIP. Serta nomor urut 3 yang merupakan nomor urut partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu di Pemilu 2019. Poster tersebut tersebar di 27 Kabupaten/kota Provinsi Jawa Tengah. (Alf)

tag: #pdip  #jokowi  

Bagikan Berita ini :

Kemendagri RI
advertisement