Jakarta
Oleh Bara Ilyasa pada hari Jumat, 07 Des 2018 - 18:17:04 WIB
Bagikan Berita ini :

Soal Peluang Erwin Aksa Gantikan Sandi, Anies: Jangan Percaya Gosip

10aksa-mahmud-anies-baswedan-erwin-aksa-dan-jk_20170506_114232.jpg.jpg
Aksa Mahmud, Anies Baswedan, Erwin Aksa dan Jusuf Kalla bertemu usai gelaran Pilkada DKI 2017. (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan buka suara perihal munculnya nama Erwin Aksa sebagai salah satu kandidat Wakil Gubernur DKI pengganti Sandiaga Uno.

Anies mengaku, dirinya justru terkejut saat pertama kali mendengar kabar tersebut. Dia juga memastikan, bahwa munculnya nama keponakan Wapres Jusuf Kalla (JK) itu bukan berasal dari dirinya.

Mantan menteri pendidikan ini menyebut hal ini sebagai gosip politik.

"Saya kaget mendengar gosip itu," kata Anies dikomfirmasi wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (7/12/2018).

Anies kemudian meminta seluruh pihak agar tidak mudah mempercayai gosip. Sebaiknya, lanjut dia, masyarakat sabar menunggu secara jelas keputusan dari partai pengusungnya, PKS dan Gerindra.

"Menurut saya gosip ini beredar perlu rendahnya kemampuan berpikir kritis untuk bisa percaya gosip ini. kenapa? Satu, gubernur tidak memiliki hak untuk mengajukan calon. Itu semua sudah tahu, yang mengajukan adalah partai," jelas Anies.

Diketahui, beberapa hari terakhirnama Erwin Aksa santer diperbincangkan. Dia digadang-gadang masuk dalam monitor Anies untuk menjadi jalan tengah antar alotnya proses pemilihan figur antar Gerindra dan PKS.

Di tengah kebuntuan Parpol koalisi tersebut, Gubernur DKI Anies Baswedan pun dikabarkan mulai kehilangan kesabaran.

Seorang sumber di kalangan DPRD DKI, menyebut, Anies bahkan sudah ambil ancang-ancang sebagai solusi menjawab proses yang berlarut-larut antar dua Parpol pengusungnya tersebut.

Sumber yang meminta namanya dirahasiakan itu mengungkapkan, bahwa Anies melirik pengusaha Erwin Aksa yang tak lain adalah keponakan Wapres Jusuf Kalla (JK). Erwin diketahui pada Pilkada DKI 2017 lalu juga berada di belakang Anies-Sandi dalam menumbangkan petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot. (Alf)

tag: #anies-baswedan  #partai-gerindra  #dki-jakarta  #pks  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Semar Institut: Kritik Adalah Hak Demokratis, tetapi Membubarkan Diskusi Bukan Tradisi Intelektual

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 16 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Semar Institut, Tunjung Budi, menyayangkan tindakan sejumlah mahasiswa yang membubarkan forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ...
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...