Berita

Formappi Minta SBY Tertibkan Andi Arief

Oleh Mandra Pradipta pada hari Kamis, 10 Jan 2019 - 00:35:07 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

762610648969.jpeg.jpeg

Andi Arief (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Pengamat politik dari Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus meminta Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) segera menertibkan anak buahnya, Wakil Sekjen Demokrat Andi Arief.

Pasalnya, Andi Arief disebut telah memicu kegaduhan di publik setelah berkicau soal dugaan tujuh kontainer berisi surat suara pemilu yang sudah dicoblos. 

Menurut Lucius, bila SBY terus diam, justru akan merugikan Demokrat di Pemilu April 2019 nanti.

“Seharusnya sebagai pimpinan tertinggi partai, Pak SBY bisa mengklarifikasi cuitan tersebut. Karena, ini bisa mendeligitimasi penyelenggara pemilu, yaitu KPU,” kata Lucius, Rabu (9/1/2019) malam.

Tidak hanya itu, Lucius melanjutkan, Andi Arief juga pernah mengeluarkan pernyataan akan memboikot Pilpres 2019. Meski belum jelas alasannya, jika memboikot berarti Demokrat akan menggagalkan ribuan calegnya di seluruh Indonesia yang sudah siap mengikuti kontestasi Pileg 2019 tersebut.

"Pilpres saat ini berbeda dengan Pilpres sebelumnya. Dimana pemilu serentak ini bukan saja Pilpres, tapi juga Pileg. Nah, jika Demokrat berupaya memboikot pilpres, bukankah Demokrat menjadi peserta pemilu 2019? Kan, aneh,” kata Lucius lagi.

Menurut dia, apa yang dilakukan oleh Andi Arief itu kontraproduktif dengan Demokrat sebagai peserta pemilu, dan juga dengan SBY yang selalu mengedepankan etika dan kesantunan dalam politik.

Untuk itu, lanjut Lucius, SBY perlu menjelaskan manuver Andi Arief kepada masyarakat. 

"Jika tidak, Demokrat bisa terancam. Apalagi di masa kampanye ini semua partai harus mencitrakan positif dan baik, agar mendapat simpati dan dipilih rakyat. “Jika SBY membiarkan, maka Demokrat yang dirugikan,” ungkapnya.

Namun demikian, Lucius mengaku belum mengerti jika dibalik kasus ini ada strategi politik rahasia SBY sehingga memilih mendiamkan sikap Andi Arief yang kontraproduktif tersebut. 

"Apakah panik karena khawatir tak lolos masuk DPR? Saya tidak tahu. Yang jelas, semua partai dan kedua Capres masih sama-sama mempunyai kesempatan untuk mendapat tempat di hati rakyat. Semua berpeluang untuk dipilih, terpilih, dan memenangi kontestasi Pemilu 2019,” pungkasnya. (Alf)

tag: #partai-demokrat  #susilo-bambang-yudhoyono-sby  #pemilu-2019  

Bagikan Berita ini :