Jakarta

Jakarta Siap Jadi Kota Tertib dan Ramah Lalu Lintas

Oleh Bara Ilyasa pada hari Senin, 11 Feb 2019 - 10:17:17 WIB | 0 Komentar

Bagikan Berita ini :

tscom_news_photo_1549855037.jpeg

Lalu lintas di Jakarta (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin kegiatan Apel Gelar Pasukan Operasi Lintas Jaya 2019 di Lapangan Eks. IRTI, kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, pada Senin (11/2). Sebagai pembina Apel, Gubernur Anies menekankan Operasi Lintas Jaya 2019 sebagai upaya untuk mewujudkan kota Jakarta yang tertib, rapi, dan ramah dalam berlalu lintas.

"Operasi Lintas Jaya 2019 ini penting untuk mewujudkan kota Jakarta yang tertib, yang rapi, yang ramah dalam berlalu lintas. Dan sekaligus ini menjawab pentingnya keselamatan jalan berkaitan dengan budaya tertib lalu lintas kepada para pengguna, dan akses teknis di kendaraan," ungkap Gubernur Anies mengawali sambutannya.

Di hadapan jajaran gabungan TNI, Polri, dan Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Gubernur Anies menjabarkan angka kecelakaan lalu lintas yang berjumlah 28.000 – 38.000 setiap tahun di Indonesia dengan mayoritas korban pengendara kendaraan bermotor roda dua. Gubernur Anies menjabarkan mayoritas korban kemungkinan besar berada pada tingkat ekonomi menengah ke bawah. Operasi Lintas Jaya 2019, sambung Gubernur Anies, merupakan upaya bersama dalam meningkatkan keselamatan yang berdampak besar dalam menghadirkan keadilan dan manfaat signifikan bagi masyarakat.

"Karena itu, ketika kita bicara tentang keselamatan, ini bukan saja kita berbicara tentang keselamatan manusia bagi pribadi yang menggunakan kendaraan bermotor. Tapi, dampaknya bagi keluarga-keluarga yang menitipkan pilar perekonomiannya kepada saudaranya, kepada kepala keluarganya yang menjadi pencari nafkah dan mereka yang selalu paling sering menghadapi masalah akibat kecelakaan di jalan raya," jelas Gubernur Anies.

Operasi Lintas Jaya 2019 secara rutin dilakukan sebagai bentuk penerapan deklarasi The Decade of Action for Road Safety 2011–2020 yang dicetuskan PBB dan sesuai amanat UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan raya. Pada tahun 2019 ini, Operasi Lintas Jaya 2019 juga akan mensosialisasikan lima pilar rencana umum nasional keselamatan, yaitu manajemen keselamatan jalan, jalan yang berkeselamatan, kendaraan yang berkeselamatan, pengguna jalan yang berkeselamatan, dan perawatan pasca kecelakaan

"Saya optimis melalui para petugas di lapangan, akan tercipta kondisi dan situasi lalu lintas yang lebih tertib, yang lebih aman dalam pengendalian dan pengawasan, tertib administrasi angkutan umum dan barang dalam beroperasi. Serta akan meningkatkan kepatuhan, dan memastikan bahwa disiplin masyarakat hadir. Serta yang tidak kalah penting adalah mengamankan berbagai lokasi-lokasi rawan tindak kriminalitas, sehingga bisa menghadirkan perasaan tenang, damai, di seluruh kalangan masyarakat," ujar Gubernur Anies lebih lanjut.

Mendekati momen Pemilu serentak pada 17 April mendatang, Gubernur Anies berharap Operasi Lintas Jaya 2019 akan mampu mewujudkan ketertiban lalu lintas Ibu Kota, sehingga meningkatkan citra positif Jakarta di mata nasional maupun internasional. Gubernur Anies juga menyebut Jakarta merupakan wilayah yang relatif kecil dilewati jutaan warga Ibu Kota dan sekitarnya untuk menggerakkan perekonomian. Karena itulah, keberhasilan dalam mengelola transportasi akan berdampak besar pada bagaimana masyarakat menjalankan hajat hidupnya dan bagaimana perekonomian di Indonesia dapat bergerak.

"Atas nama Pemprov DKI Jakarta, saya mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Lintas Jaya 2019. Semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa akan selalu memberikan petunjuk-Nya, menjaga stamina kita semua, memberikan kelancaran, dan insyaAllah akan menghadirkan kepada kita keberhasilan di dalam menjalankan operasi ini," tutup Gubernur Anies. (ahm)

tag: #dki-jakarta  

Bagikan Berita ini :

Kemendagri RI
advertisement