Berita
Oleh Alfian Risfil pada hari Rabu, 27 Feb 2019 - 16:49:13 WIB
Bagikan Berita ini :

Soal e-KTP WNA Cina, BPN Minta Kemendagri dan KPU Buka-bukaan

tscom_news_photo_1551260953.jpg
M. Taufik saat jumpa pers di Seknas Prabowo-Sandiaga, Menteng, Jakarta, Rabu (27/2/2019). (Sumber foto : TeropongSenayan.dok)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi DKI Jakarta menyoroti kasusKTP elektronik atau e-KTP milik warga negara asing (WNA) Cina di Cianjur yang masuk DPT Pemilu 2019. Kini, kasus tersebut sedang ramai menjadi perbincangan di media sosial.

KetuaSekretariat Nasional (Seknas), Mohamad Taufik mempertanyakan kepemilikan e-KTP bagi WNA tersebut, mengingat, kasus tersebut muncul jelanggelaran Pemilu Serentak 2019, baik pemilihan presiden maupun pemilihan legislatif pada 17 April mendatang.

"Kami minta pihak-pihak terkait, Kemendagri, KPU dan Bawasu jujur tentang e-KTP bagi WNA. Ini jelas meresahkan dan telah mengundang kesimpang siuran di tengah-tengah masyarakat," kata Taufik di Seknas Prabowo-Sandiaga, Menteng, Jakarta, Rabu (27/2/2019).

Apalagi, Taufik menyebut, belakangan pemerintah kerap membuat pernyataan dan data yang tidak sesuai fakta, lalu diralat kemudian.

"Saya minta masalah (e-KTP) ini dibuka, berapa sebenarnya orag asing yang sudah memiliki e-KTP? Di daerah mana saja?. Karena, bagi kami ini bukan barang baru. Kasus serupa juga pernah terjadi di Pilkada DKO 2017 lalu," ungkap Ketua DPD Gerindra DKI itu.

"Kami sebagai peserta pemilu berhak mengetahui jumlah persisnya berapa? Datanya mana? Jangan dirahasiakan," tegas Taufik.

Wakil Ketua DPRD DKI ini mengaku khawatir, keberadaan e-KTP ini akan menjadi potensi kecurangan di Pilpres 2019.

"Publik bertanya-tanya, kenapa kasus ini muncul jelang Pilpres?. Sementara di sisi lain, ada banyak warga negara kita yang sampai hari ini belum memiliki e-KTP. Kenapa ini warga negara asing sepertinya lebih diprioritaskan. Ada apa?," ucap Taufik penasaran. (Alf)

tag: #mtaufik  #kementerian-dalam-negeri  #ektp  #cina  #pemilu-2019  #kpu  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Pelindo III Akan Adakan Rapid Test Covid-19 di Zona Merah dan Sediakan 50 Ribu Alat Tes

Oleh Bachtiar
pada hari Kamis, 28 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Pelindo III terus mendukung upaya Pemerintah menangani Covid-19 sesuai dengan program dari Kementerian BUMN untuk turut aktif dalam memutus rantai Covid-19. Yang ...
Berita

Sosialiasi New Normal di Daerah, MPR Minta Kepala Daerah Libatkan RT/RW

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua MPR Bambang Soesatyo alias Bamsoet meminta kepala daerah dari 25 kabupaten dan kota di empat provinsi yang hendak menerapkan new normal untuk segera ...