Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Sabtu, 09 Mar 2019 - 21:56:03 WIB
Bagikan Berita ini :

Kunjungi Pesantren Buntet Cirebon, Menteri Rini Kenalkan LinkAja ke 1.500 Santri

tscom_news_photo_1552143363.jpeg
Menteri BUMN Rini Soemarno saat menyosialisasikan LinkAja di hadapan 1.500 santri saat mengunjungi Pondok Pesantren Buntet di Cirebon, Jawa Barat pada Kamis (7/3/2019). (Sumber foto : TeropongSenayan.dok)

CIREBON (TEROPONGSENAYAN) --Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengunjungi Pondok Pesantren Buntet di Cirebon, Jawa Barat pada Kamis (7/3/2019). Dalam kunjungan kerjanya Menteri Rini melakukan sosialisasi LinkAja di hadapan 1.500 santri.

LinkAja merupakan sistem pembayaran elektronik terbaru yang diluncurkan delapan entitas BUMN. Yakni, Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, Pertamina, Jiwasraya, TelkomGroup dan Danareksa.

Kehadiran LinkAja akan membantu dan mempermudah transaksi nasabah. LinkAja juga bentuk integrasi layanan pembayaran digital BUMN seperti TCASH milik Telkomsel, Yap! BNI, e-Cash Bank Mandiri dan T-Bank dari Bank BRI.

"Kita bisa membuat sistem pembayaran Indonesia yang kita namakan LinkAja. Adik-adik kalau hari ini download LinkAja, kalau punya telepon biasa pakai sms, kalau Android itu lewat PlayStore. Ayo download," kata Menteri Rini Soemarmo di GOR Mbah Muqoyim Buntet Pesantren, Cirebon, Jawa Barat.

Saat ini sudah banyak restoran hingga pasar swalayan yang bisa menggunakan aplikasi LinkAja. LinkAja bakal menyediakan berbagai layanan, seperti pembayaran tagihan (listrik, PDAM, BPJS, internet); transaksi di merchant seperti Pertamina, pembayaran moda transportasi, hingga pembelian online.

Menteri Rini juga sempat mencoba kemudahan bertransaksi dengan menggunakan LinkAja di stand penjualan makanan, minuman dan beras.

"Ini apa? Mau dong satu. Saya bayar pakai LinkAja ya," ucap Menteri Rini yang kemudian membeli minuman Papa Aus.

Tak hanya beli minuman, Menteri Rini juga membeli satu karung beras dengan menggunakan pembayaran LinkAja.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Rini juga mendorong agar para santri untuk bisa menjadi wirausaha serta tetap menjaga lingkungan sekitar.

Saat ini sudah ada beberapa program BUMN yang memang untuk pesantren.

Salah satunya Program Usaha Santri yang diharapkan dapat membantu para santri yang ingin membuka usaha ke depannya. (Alf)

tag: #rini-soemarno  #bumn  #pt-telkom  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Anies Tak Ingin Ada Gelombang Kedua Covid-19 di DKI

Oleh Rihad
pada hari Monday, 25 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan arus warga  ke luar-masuk wilayah Provinsi DKI Jakarta di masa perpanjangan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) akan ...
Berita

Tradisi Balon Udara Berbahaya Bagi Penerbangan, Pelanggarnya Bisa Didenda Rp 500 Juta

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Tradisi menerbangkan balon udara sangat berbahaya. Jika sampai terbang tak terkendali, balon udara bisa membahayakan penerbangan. Bayangkan, sebuah balon udara berukuran ...